isis di baijiBaghdad, LiputanIslam.com – Berbagai sumber Irak di kawasan operasi militer di bagian utara provinsi Salahuddin menyatakan pasukan teroris ISIS kabur secara massal dari kota Baiji.

Qasim Muslih komandan Brigade Ali Akbar, salah satu kelompok yang yang terlibat dalam pasukan relawan al-Hasyd al-Shaabi mengatakan bahwa setelah tahap kedua operasi pembebasan Baiji bersandi “al-Sail al-Jarif” (Air Bah Yang Menghanyutkan) dilancarkan, ISIS kabur dari lokasi secara massal.

“Dalam operasi terakhir terakhir yang berujung pada pembersihan sepenuhnya kota ini dan penempatan pasukan Irak di jalanan utama dan kawasan-kawasan pusat, puluhan anggota pasukan teroris ISIS terbunuh dan terluka,” ungkapnya, sebagaimana dilansir IRNA, Senin (29/6).

Berbagai sumber mengatakan mayat para anggota ISIS yang terbunuh bergelimpangan di jalan-jalan.

Pasukan al-Hasyd al-Shaabi yang terdiri atas Brigade Hizbullah, Brigade Ahl al-Haq, dan Brigade Ali Akbar bersama pasukan keamanan Irak Senin pagi memasuki kota Baiji dan terlibat pertempurangan sengit dengan ISIS.

Kota Baiji dalam beberapa pekan terakhir menjadi ajang pertempuran antara pasukan Irak dan pasukan ISIS yang berusaha mati-matian untuk menguasai kota tempat sebuah kilang minyak besar Irak berada itu.

Ahad malam lalu sumber-sumber di utara Irak mengatakan bahwa menyusul kekalahan ISIS di kawasan Baiji, kelompok teroris takfiri ini terpaksa melarikan keluarga mereka dari kawasan ini ke Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, yang dikuasai ISIS.

Sementara itu, Ahmad al-Asadi, juru bicara al-Hashd al-Shaabi, menegaskan tidak ada koordinasi apapun antara pasukan relawan ini di satu pihak dan penasehat militer Amerika dan koalisi internasional pimpinan Amerika di pihak lain.

Dia menambahkan bahwa pasukan relawan bertindak di bawah pengawasan Perdana Menteri Irak Haider Abadi selaku panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Irak serta berkoordinasi dengan komando operasi Gabungan.

Banyak kalangan di Irak meragukan iktikad Amerika dalam perang melawan ISIS. Mereka mengatakan pesawat tempur koalisi pimpinan Amerika selalu enggan menyerang ISIS di provinsi Salahuddin dan Anbar, dan malah berulangkali menyerang pasukan relawan dan pasukan keamanan Irak lalu mengklaim “salah sasaran”. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL