pasukan-as-di-irak

Baghdad, LiputanIslam.com –  Amerika Serikat (AS) yang memimpin pasukan koalisi anti teroris ISIS di Irak ditengarai melakukan permainan kotor di tengah operasi pembebasan Mosul.

Kolonel Mohammad Jaafar Salim dari komando pasukan reaksi cepat Irak, Kamis (20/10/2016), mengungkapkan bahwa tentara AS tidak menggubris permintaan berulangkali pasukan Irak supaya dilancarkan serangan udara terhadap ISIS demi menekan resiko gerak maju pasukan Irak.

“Dalam dua terakhir ini ketika kami menghadapi serangan-serangan bunuh diri anggota ISIS yang menggunakan bom mobil, atau ketika kami bermaksud masuk ke kawasan yang dikuasai ISIS, kami berulangkali meminta supaya dilakukan serangan udara, tapi pasukan AS tidak menggubrisnya,” katanya.

Bersamaan dengan ini, sumber keamanan Irak juga mengungkapkan hal yang tak kalah anehnya terkait operasi militer di selatan Mosul, yaitu bahwa pasukan AS yang bermarkas di al-Qayyarah Rabu malam lalu mendesak pasukan Irak supaya menghentikan dulu serangan terhadap ISIS pada hari Kamis di kawasan selatan.

Kabar ini lantas tersebar dari mulut ke mulut di kalangan wartawan dalam dan luar negeri yang meliput di kawasan tersebut, tapi tidak jelas mengapa ada desakan demikian.

Tak hanya itu, Selasa lalu tersiar pula kabar di medsos Telegram wartawan Irak bahwa drone milik pasukan Irak ditembak jatuh oleh pasukan AS. Kabar ini kemudian dibenarkan seorang perwira pasukan reaksi cepat yang bernaung di bawah Kemhan Irak , tapi juga tidak jelas mengapa drone itu ditembak jatuh.

Disebut-sebut bahwa AS terusik oleh apa yang terjadi terkait Mosul, dan diam-diam berusaha memberi peluang bagi para komandan ISIS untuk keluar dengan selamat dari Mosul ke tempat-tempat lain.

Di Moskow, Jubir Kemlu Rusia Maria Zakharova dalam jumpa pers Kamis kemarin menyinggung gelagat AS tersebut dengan mengingatkan bahwa niat untuk mengirim ISIS dari Mosul ke Suriah merupakan “kejahatan”.  (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL