persiapan pasukan irakAleppo, LiputanIslam.com – Pasukan militer Irak dan pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi kini sedang bersiap-siap membabat gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di distrik Sharqat yang menjadi basis terakhir gerombolan bersenjata ini di provinsi Salahuddin (Saladin).

Keterangan sumber-sumber di lapangan yang dilansir FNA, Kamis (23/6), menyebutkan bahwa dua kelompok pasukan Irak itu akan memulai operasi militer dari dua poros untuk menyapu ISIS di distrik di bagian utara Salahuddin tersebut.

Poros pertama dilancarkan dari kota Baiji menuju kawasan al-Zawiyah, dan setelah pembebasan Sharqat rencananya mereka akan melancarkan operasi pembersihan kawasan al-Qayarah di bagian timur provinisi Nineveh. Sejauh ini pasukan Irak sudah berhasil membersihkan beberapa kawasan, termasuk desa al-Mashak dan area medan minyak di pinggiran al-Zawiyah.

Pada poros kedua pasukan Irak akan berusaha masuk ke kawasan al-Dabas di sisi pegunungan Makhul.

Disebutkan bahwa operasi pembebasan Sharqat akan berlangsung cukup berat karena faktor kondisi gurunnya yang khas, namun dengan bantuan pasukan relawan, pasukan militer Irak dipastikan akan dapat melancarkan tekanan hebat terhadap ISIS.

Setelah membebaskan Sharqat nanti, pasukan Irak akan bergerak dari beberapa desa di barat kawasan Sulaimaniyah menuju desa haj Ali hingga kawasan al-Qayarah. Selanjutnya, jika berhasil membebaskan al-Qayarah mereka akan menyiapkan operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, yang diduduki dan dijadikan markas besar ISIS di Irak sejak 2014.

Bakari Harta Benda Penduduk Fallujah

Laporan lain dari situs Al-Iraq News menyebutkan bahwa pasukan ISIS diketahui telah membakari properti dan harta benda warga Fallujah di kawasan al-Julan, Fallujah, provinsi Anbar, Irak barat, setelah mereka frustasi menghadapi serbuan pasukan Irak.

Kawasan al-Julan merupakan kawasan yang sejauh ini masih dikuasai ISIS di Fallujah. Mereka melakukan aksi pembakaran itu dengan tujuan supaya pasukan Irak nanti menjadi sasaran tuduhan publik.

Pasukan Irak menyatakan akan segera memasuki kawasan dan sedapat mungkin menyelamatkan harta benda yang ditinggal mengungsi oleh penduduk.
“Hanya kawasan al-Julan yang masih dikuasai teroris, namun kawasan ini akan segera bebas,” ungkap komandan operasi pembebasan Fallujah, Abdul Wahhab al-Saidi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL