mosul-kepulan-asapMosul, LiputanIslam.com –  Kepolisian Irak menyatakan sebanyak 50 teroris ISIS tewas,  32 lainnya tertangkap, dan empat tempat perlindungan para sniper ISIS hancur di selatan Mosul, Irak utara, Jumat (25/11/2015).

Bersamaan dengan ini, pasukan kontra-terorisme Irak menyatakan telah menyerbu tiga kawasan permukiman di sisi barat Mosul melalui poros timur dan utara.

Komandan pasukan ini, Sami al-Aridi, menjelaskan pihaknya telah menyerbu kawasan al-Masarif, al-Qahirah dan al-Amin di sisi barat Mosul setelah berhasil membebaskan kawasan al-Tahrir, al-Akha, al-Qadisyah I dan II, al-Abrajiyyah, Aden dan perkampungan al-Khadra’.

“Kemajuan berjalan lambat di area-area permukiman akibat adanya keluarga-keluarga yang dijadikan sandera oleh para anggota ISIS,” imbuhnya.

Sementara itu, juru bicara pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi, Ahmad al-Asadi, dalam statemennya mengumumkan dimulainya tahap kelima operasi pasukan ini di barat Mosul. Dia mengatakan bahwa pada tahap ini misi pasukan relawan ialah membebaskan kawasan berskala luas di front barat Mosul di mana ISIS sudah kehilangan aksesnya menuju Suriah.

Secara terpisah, juru bicara gerakan Asaib Ahl al-Haq yang merupakan salah satu komponen al-Hashd al-Shaabi menyatakan pihaknya  berhasil membebaskan dua desa Um Nakhila dan al-Tufaha pada Jumat pagi.

PBB menyatakan sebanyak 73 warga telah mengungsi dari Mosul dan kawasan sekitarnya selama operasi pembebasan Mosul yang dimulai pada 17 Oktober lalu.

Juru bicara Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) Joel Millman dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss, menambahkan bahwa jumlah pengungsi di Mosul menurun dalam lima hari terakhir. (mm/raialyoum/alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL