القوات العراقية تاسر ضابطا اسرائيليا برتبة عقيد مربتط بـ"داعش"Baghdad, LiputanIslam.com – Beberapa portal berita berbahasa Arab yang berbasis di Irak dan Iran, termasuk Nahrain, Akhbarak, Alalam dan Tasnimnews sejak beberapa jam lalu memuat laporan singkat bahwa pasukan keamanan Irak dan pasukan relawan negara ini, al-Hasdh al-Shaabi, belum lama ini berhasil meringkus dan menawan seorang perwira militer Israel berpangkat kolonel.

Berdasarkan keterangan sumber Irak, disebutkan bahwa perwira Israel itu bernama Yossi Olin dan merupakan anggota pasukan Isreel dari satuan Brigade Golani. Dia diringkus bersama beberapa anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di salah satu front pertempuran pasukan Irak melawan gerombolan teroris.

Dewasa ini perwira Israel itu masih diperiksa oleh badan keamanan Irak, terutama untuk diketahui hubungannya dengan ISIS.
Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai kapan, di mana dan bagaimana perwira Israel itu dapat ditangkap oleh pasukan Irak.
Penduduk Ramadi Diminta Mengungsi

Pasukan militer Irak dan kelompok-kelompok pasukan adat yang mengepung Ramadi meminta penduduk ibu kota provinsi Anbar ini supaya meninggalkan rumah-rumah mereka dan mengungsi secepatnya ke tempat yang aman.

Menurut laporan IRNA, seruan mengungsi kepada penduduk disebar Selasa malam kemarin (3/11). Mereka diminta supaya mengosongkan Ramadi karena pasukan Irak akan segera melancarkan tahap terakhir operasi pembebasan Ramadi dari pendudukan kawanan teroris ISIS.
Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Irak, sejauh ini pasukan Irak sudah berhasil membebaskan beberapa wilayah kota Ramadi, terutama perkampungan sekitar kota, dan mendesak mundur pasukan teroris ISIS.

Militer Irak memulai operasi pembebasan Ramadi sejak sekitar dua pekan lalu, dan belakangan ini untuk pertama kalinya mereka berhasil menerobos masuk ke dalam kota Ramadi.

Pasukan Irak sempat terpaksa menghentikan operasinya akibat lebatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, dan baru dapat memulainya lagi sejak tiga hari lalu.

Laporan lain dari al-Sumaria News menyebutkan beberapa komandan dan anggota ISIS tewas dan tiga bengkel perakitan bom mobil milik mereka hancur terkena serangan udara pasukan Irak di Jazirah Samarra di bagian barat Samarra, provinsi Salahuddin (Saladin), Selasa kemarin.

Serangan udara itu juga dilaporkan telah menghanguskan 10 mobil yang sudah dipasang bom oleh ISIS dan 11 mobil lain yang mereka gunakan untuk transportasi.

Pasukan Irak hingga kini masih melanjutkan operasi militer di provinsi Salahuddin untuk membebaskan beberapa kawasan di provinsi ini yang masih diduduki ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL