Baghdad, LiputanIslam.com –   Tentara Irak yang didukung oleh pasukan adat sedang mempersiapkan serangan di salah satu basis terakhir ISIS di provinsi Anbar, Irak barat, di mana kawanan teroris ini masih menguasai tiga kota kecil di wilayah perbatasan negara ini dengan Suriah.

Pasukan artileri Irak mengambil posisi dekat kota Anah dan Rawah yang masih dikuasai ISIS dan terletak sekira 100 kilometer dari perbatasan tersebut, sementara kelompok-kelompok pasukan adat Sunni Anbar  juga turut membantu aktivitas persiapan mereka.

Syeikh Qatri Kahlan, pemimpin salah satu kelompok pasukan adat, mengatakan, “Semua kelompok pasukan adat antusias berpartisipasi dalam pembebasan kawasan dan penumpasan ISIS.”

Sembari membawa senapan dan menunjuk ke arah pepohonan di kejauhan  dia mengatakan, “Orang-orang dari suku-suku yang ada di kota Anah dan Rawah telah membekali kami dengan informasi dan  memastikan bahwa perang akan sengit tapi berlangsung cepat.”

Setelah dua kota ini, target operasi serangan pasukan Irak selanjutnya adalah kota al-Qaim yang terletak di perbatasan Irak-Suriah dan masih menjadi basis terbesar ISIS di wilayah perbatasan.

Kota Al-Qaim bersebelahan dengan provinsi Deir Ezzor, Suriah, di mana ISIS mendapat serangan bertubi-tubi dari Pasukan Arab Suriah yang didukung Rusia di satu satu bagian dan serangan dari aliansi pasukan Kurdi-Arab dukungan Amerika Serikat (AS) di bagian lain.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL