persiapan pasukan irakBaghdad, LiputanIslam.com –  Komandan operasi pembebasan Mosul, Irak utara, Mayjen Abdul Amir Rashid Yarallah, menyatakan  pasukan Irak mulai melancarkan operasi pembebasan kota kuno Nimrud, 30 km selatan Mosul, Kamis (11/10/2016).

Dia menjelaskan bahwa tentara Irak Divisi 9 bersama pasukan adat provinsi Nineveh sejak dini hari Kamis memulai operasi pembebasan desa Abbas Rajab dan desa al-Numaniyah untuk kemudian bergerak menuju Nimrud.

Kota kecil dan kuno Nimrud diduduki ISIS sejak 2014 dan mengalami banyak kerusakan serius akibat vandalisme gerombolan teroris takfiri pimpinan al-Baghdadi tersebut.

Secara militer, bahaya ISIS di Nimrud sudah terkontrol oleh pasukan Irak sejak beberapa minggu lalu, dan diharapkan kota ini dapat dibebaskan tanpa ada perlawanan yang berarti dari ISIS.

Seperti diketahui, tentara dan polisi Irak yang didukung pasukan Kurdi Peshmerga, relawan al-Hashd al-Shaabi, dan pasukan adat Nineveh melancarkan operasi pembebasan Mosul, ibu kota Nineveh, Irak utara sejak 17 Oktober lalu.

TV Dajla milik Irak, Kamis, melaporkan bahwa pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di hari yang sama mengumumkan sebanyak 1363 teroris ISIS tewas sejak operasi pembebasan Mosul dimulai.

Laman Shafaq News yang juga milik Irak melaporkan 14 anggota ISIS tewas di tangan Peshmerga ketika sedang bergerak kabur dari distrik Bashiqa di timur laut Mosul, Kamis.

Ketua parlemen Irak Salim al-Jibouri menyebut operasi penumpasan ISIS di Mosul akan dapat mengatasi semua problematika yang selama ini mendera Negeri 1001 Malam. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL