pasukan irak01Baghdad, LiputanIslam.com – Angkatan bersenjata dan pasukan reaksi cepat anti terorisme Irak mulai dikerahkan untuk menggelar operasi besar-besaran pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, di bagian utara negara ini dari cengkraman kawanan teroris bersenjata kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Alalam Minggu kemarin (14/12) melaporkan bahwa pasukan Irak mulai bergerak menuju kota Mosul, sementara beberapa helikopter juga akan dikerahkan untuk mendukung operasi mereka.

Sumber-sumber di pihak pasukan relawan Irak menyatakan bahwa relawan yang tergabung dalam Brigade Imam Ali bin Abi Thalib ra juga ikut bergerak ke Mosul bersama pasukan militer Irak. Selain itu, pasukan Kurdistan Irak Peshmerga dan kelompok-kelompok petempur kota Mosul sendiri juga dilaporkan akan terlibat dalam operasi pembebasan Mosul.

Presiden Irak Fuad Masum telah menginstruksikan kepada wakilnya, Usama al-Nujayfi, supaya memantau jalannya operasi pembebasan Mosul yang akan dimulai beberapa hari mendatang.

Laporan lain dari Sky News menyebutkan bahwa ISIS telah memindahkan senjata hasil rampasannya dari tentara Irak ke wilayah Suriah menyusul tersiarnya kabar rencana operasi besar-besaran pasukan Irak ke Mosul karena dikuatirkan akan jatuh lagi ke tangan pasukan Irak.

Sementara itu, Komandan Operasi Provinsi Anbar Mayjen Qasim al-Mohammadi, kepada lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria mengatakan bahwa dalam pertempuran yang terjadi di beberapa kawasan kota Ramadi, provinsi Anbar, selama Jumat hingga Sabtu (12-13/12) sekitar 100 petempur ISIS tewas di tangan pasukan Irak.

Dia menambahkan bahwa dalam pertempuran itu tiga kendaraan bersenjata dan dua unit escavator milik ISIS hancur.
Dia juga memastikan bahwa pasukan keamanan Irak sudah berhasil mengendalikan lagi situasi di kota Ramadi dan dapat mengatasi beberapa kali serangan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL