pasukan irakBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Irak yang didukung kelompok-kelompok pasukan adat dan relawan telah masuk ke kota Hit, provinsi Anbar, dan terlibat kontrak senjata sengit dengan pasukan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang menduduki kota ini sejak sekitar dua bulan lalu. Demikian dikatakan oleh sumber keamanan provinsi Anbar, seperti dilansir Alalam, Kamis kemarin (20/11).

Sumber itu menjelaskan bahwa pasukan infantri Irak mendekati pusat kota Hit dari sisi timur dan barat, sementara pasukan udara menggempur beberapa posisi teroris, dan regu-regu jihandak mulai bekerja membersihkan jalanan dari ranjau dan bom.

Sehari sebelumnya pasukan Irak menggelar operasi militer di sekitar kota dan berhasil menguasai beberapa desa.
Laporan lain dari al-Baghdadia News menyebutkan bahwa ratusan teroris Kamis kemarin kabur dari dua kawasan sekitar Baiji dan Siniyah di utara Tikrit, provinsi Salahudin, ke arah Mosul, provinsi Nineveh.

Para saksi mata mengatakan bahwa kawanan teroris itu bergerak dengan 60 unit mobil ke arah desa Zawiyah di kawasan Zab, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Mosul. Sebuah jembatan di desa itu ambles akibat dilewati mobil-mobil ISIS yang berat karena membawa peralatan perang.

Sehari sebelumnya, para pejabat lokal provinsi Salahudin juga mengabarkan ratusan teroris kabur dari kawasan Shurqat di utara Tikrit dengan 25 kendaraan menuju Mosul.

Dalam peristiwa lain yang dilaporkan al-Sumaria, 15 kawanan teroris ISIS tewas dalam kontak senjata dengan pasukan Irak di selatan Tikrit. Pejabat kepolisian Salahudin mengatakan bahwa kontak senjata itu terjadi di kawasan Aziz Balad, 80 km selatan Tikrit, mengakibatkan satu kendaraan yang mengangkut korban tewas dan korban cidera ISIS hancur dan satu kendaraan ISIS lainnya terbakar.

Masih di provinsi Salahudin, empat komandan ISIS tertangkap sementara delapan anggota ISIS lainnya tewas dan luka dalam pertempuran dengan pasukan adat di kawasan Douluiyyah, 80 kilometer selatan Tikrit, sementara pasukan lapis baja Irak berhasil menghentikan serangan ISIS ke kawasan Balad setelah terlibat kontak senjata yang menewaskan sedikitnya 22 anggota ISIS.

Pasukan militer dan keamanan Irak yang dibantu pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, dan kelompok-kelompok pasukan relawan dalam beberapa pekan terakhir ini menggelar operasi masif untuk merebut berbagai kawasan yang dikuasai ISIS, dan sejumlah kawasan sudah berhasil dibebaskan.

Seperti diketahui, ISIS melancarkan serangan ke bagian utara dan barat Irak sejak 9 Juni lalu hingga berhasil menguasai berbagai kawasan, dan sejak itu pasukan teroris sempalan al-Qaeda itu menebar banyak kekejaman di Irak, termasuk pembunuhan massal. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL