A member of the Iraqi Air Force looks out of a military helicopter at an aerial view of BaghdadBaghdad, LiputanIslam.com – Menteri Pertahanan Irak, Khaled al-Obeidi, mengatakan bahwa keamanan provinsi Anbar sangatlah urgen untuk memulai operasi pembebasan Mosul. Dia juga menyatakan pasukan dan relawan Irak siap menyerbu ISIS di kota Mosul. Bersamaan dengan ini, pasukan udara Irak menghujani Mosul dengan selebaran pemberitahuan kepada penduduk bahwa pembebasan kota ini tak lama lagi akan dimulai .

“Sebelum dapat memulai pertempuran di Mosul, angkatan bersenjata Irak harus mengamankan Anbar dari elemen ISIS agar jangan sampai provinsi ini menjadi ajang kontra-serangan,” ungkapnya, sebagaimana dikutip Assciated Press, Rabu (18/3/2015).

Anbar merupakan provinsi Irak yang pertama kali jatuh ke tangan ISIS pada tahun lalu. Di sisi barat provinsi ini terbentang garis perbatasan nan panjang Irak dengan Suriah sehingga memungkinkan ISIS untuk melakukan pergerakan personil dan senjata dengan keluar masuk Suriah – Irak.

Obeidi mengatakan, “Pertama kita harus menjaga keamanan Anbar, dan sekarang konsentrasi kami mengarah pada upaya mengamankan Anbar… Kota Hit di provinsi ini merupakan tempat yang paling spektakuler bagi ISIS untuk memulai kontra-serangan.”

Pernyataan Menhan Irak ini sepintas mengindikasikan tantangan yang sedang dihadapi pasukan Irak dalam upaya membebaskan berbagai wilayah yang diduduki ISIS, dan pada gilirannya juga terlihat sebagai sinyalemen mengenai kemungkinan bahwa operasi pembebasan Mosul tidak bisa dimulai sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Namun demikian, laporan lain dari al-Sumaria News menyebutkan bahwa al-Obeidi Rabu kemarin mengatakan pasukan dan relawan Irak sudah siap membebaskan provinsi Ninawa.

“Persiapan dan koordinasi terus digalang bersama semua pihak yang terlibat dalam operasi-operasi pembebasan wilayah yang dikuasai ISIS,” katanya.

Selebaran Diedarkan Dari Angkasa Mosul

Bersamaan dengan ini, beberapa helikopter Irak menghujani kota Mosul dengan selebaran berisi pemberitahuan bahwa serangan terhadap ISIS di Mosul sudah dekat sehingga penduduk diminta untuk bersiap-siap.

Dalam selebaran itu tertulis; “Wahai penduduk Mosul yang mulia… hari pembebasan yang sudah lama kalian nanti sudah sangat dekat. Akan segera terpenuhi janji pengusiran para kafir terbelakang ISIS dari negeri nan suci kalian… Ketahuilah tempat-tempat persembunyian mereka, catatlah perbuatan-perbuatan munkar mereka, dan tunjukkan orang-orang yang bersekongkol dengan mereka dalam penghacuran peradaban kalian yang sangat tua. Hari kebebasan akan segera datang, dengan bantuan Allah.”

Sejauh ini pemerintah Irak belum mengumumkan kapan operasi pembebasan Mosul akan dimulai, namun para pejabat Amerika Serikat beberapa waktu lalu memperkirakan operasi itu akan dimulai pada bulan April mendatang. (mm)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*