pasukan irak di ramadi2Ramadi, LiputanIslam.com –  Di hari-hari pertama operasi pembebasan Ramadi, ibu kota provinsi Anbar,  tentara dan polisi Irak yang didukung relawan al-Hashd al-Shaabi dan pasukan kelompok-kelompok adat Sunni setempat berhasil membebaskan Universitas Anbar di kota ini dan menghabisi puluhan anggota teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang bersembunyi di dalam komplek universitas.

Menurut laporan Fars News, relawan Al-Hasyd al-Shaabi dalam statemennya Selasa (26/5) menyatakan para pejuang Irak berhasil memasuki komplek universitas dan membersihkannya dari keberadaan gerombolan teroris ISIS.

Sumber-sumber lain menyebutkan jalur kontak ISIS dengan bagian selatan Ramadi sudah terputus, dan kota ini sudah terkepung oleh tentara Irak.

Disebutkan pula bahwa pasukan gabungan Irak tersebut  telah mensterilkan lokasi  radius 40 km dari pangakalan militer Habaniyah, 30 km timur Ramadi, demi menyambut kedatangan relawan gelombang baru.

Di Ramadi sendiri, pasukan gabungan menggempur posisi-posisi ISIS di kawasan Albu Hussain al-Ali, Albu Murad dan Madhiq serta berhasil menguasai sebagian besar kawasan-kawasan itu. Disebutkan bahwa beberapa mayat anggota ISIS bergelimpangan di jalanan.

Fars News memuat foto-foto beberapa anggota ISIS yang terbunuh.  Keberhasilan dinilai akan mempermudah proses pembebasan Ramadi.

Malam sebelumnya, pasukan Irak berhasil menggagalkan serbuan ISIS ke kawasan al-Baghdadi dan pangkalan udara Ain al-Assad. Dalam peristiwa ini lima mobil pembawa peledak milik ISIS hancur. Sementara di kawasan al-Hadithah tentara Irak terlibat pertempuran sengit dengan ISIS mengakibatkan tujuh unit kendaraan tempur hancur dan sebanyak 50 anggota ISIS terbunuh.

Fars News juga menyebutkan bahwa pasukan Brigade Ansarullah yang juga bernaung di bawah kelompok relawan al-Hashd al-Saabi bersama tentara dan polisi Irak serta pasukan adat Sunni setempat telah mengepung pusat kota Anbar dari tiga arah, yaitu dari arah al-Khalidiyah, kawasan selatan al-Tash dan sebuah lokasi yang berjarak 35 km barat kota Ramadi.

Ramadi dikuasai ISIS sejak beberapa hari lalu, dan kini pasukan gabungan Irak sedang dalam proses perjuangan pembebasan kota itu. Hal yang menarik dalam operasi ini ialah keterlibatan al-Hashd al-Shaabi setelah sebelumnya selalu dihalangi berpartisipasi dalam perjuangan melawan ISIS di Anbar dengan alasan kelompok relawan itu merupakan pasukan Syiah, sedangkan Anbar adalah kawasan luas yang mayoritas penduduknya Sunni. Sejak ISIS menguasai Anbar, berbagai pihak, termasuk para pejabat lokal Anbar mendukung keterlibatan kelompok relawan itu dalam penumpasan ISIS di provinsi ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL