operasi irakBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Irak berhasil membebaskan sepenuhnya kawasan Duluiyah, provinsi Salahuddin, dari tangan pasukan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang belakangan ini menduduki sebagian kawasan tersebut. Demikian diumumkan Kementerian Pertahanan Irak, Jumat kemarin (3/10), sebagaimana dilansir lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria.

“Dalam operasi pembebasan ini sejumlah kendaraan para teroris ISIS hancur dan puluhan orang di antara mereka tewas. Pasukan keamanan berhasil membersihkan sepenuhnya kawasan Duluiyah (80 kilometer selatan Tikrit) dari noda keberadaan pasukan teroris, ” ungkap Penasehat Bidang Pers Kementerian Pertahanan Irak, Mohammad al-Askar.

Secara terpisah, Kepala Dewan Permusyawaratan Provinsi Salahuddin, Ahmad al-Karim, mengatakan bahwa operasi pembebasan kawasan sekitar Duluiyah itu dilakukan dari tiga arah. Pejabat keamanan provinsi yang sama sebelumnya juga mengatakan bahwa pasukan keamanan Irak telah memulai operasi masif di kawasan tersebut. Saat itu dia mengatakan bahwa kawasan Khazraj, jembatan utama, jalan raya al-Ma’radh dan terminal pengisian bahan bakar Duluiyah telah lepas dari tangan ISIS, dan sudah dimulai pula proses pengangkutan senjata dan logistik ke kawasan ini.

Laporan lain dari al-Sumaria menyebutkan keterangan seorang pejabat pada Komando Operasi Samarra bahwa Jumat kemarin pasukan Irak memulai operasi masif di kawasan al-Mu’tasim di selatan Tikrit hingga berhasil membebaskan beberapa bagian di sana.
Bersamaan dengan ini dilaporkan pula bahwa 11 anggota ISIS tewas dan 31 cidera di Mosul akibat serangan. Dalam laporan itu tidak disebutkan pihak mana yang menyerang kawanan ISIS tersebut.

Namun demikian, di bagian barat provinsi Anbar, ISIS dilaporkan berhasil menduduki beberapa bagian kota Hit yang merupakan bagian dari pangkalan terakhir pasukan keamanan Irak.

Sebelumnya, menurut laporan AFP dari Ramadi, para teroris Kamis lalu melancarkan dua serangan bom bunuh diri terhadap markas kepolisian kota Hit dan lalu terjadi pertempuran yang mewaskan 20 anggota ISIS dan 11 pasukan keamanan Irak. Saat itu pasukan ISIS mundur, tapi Jumat kemarin mereka datang lagi dan menyerang beberapa kawasan pinggiran kota Hit.

Seorang narasumber kepolisian Irak mengatakan, “Mereka terlibat pertempuran lagi dengan pasukan keamanan. Pasukan keamanan akhirnya kehilangan kendalinya terhadap tiga kawasan sekitar HIT, dan bendera hitam ISIS berkibar di atas beberapa bangunan.”

Pejabat kepolisian Irak lainnya mengatakan bahwa pasukan pemerintah masih kehilangan kontrolnya atas sebagian besar kawasan sekitar kota Hit, termasuk jalan-jalan yang mengarah ke barat laut dan wilayah perbatasan Suriah serta jalan-jalan di bagian timur yang mengarah ke kota Tikrit. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL