kapal perang iranTeheran, LiputanIslam.com –  Iran menyatakan telah memberangkatkan dua kapal perangnya ke Teluk Aden dan Selat Bab al-Mandeb, Laut Merah, menyusul terjadinya serangan pertama kali Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas para pejuang Yaman.

“Angkatan Laut Iran telah mengirim armada yang terdiri atas kapal perusak al-Wand dan kapal logistik Bushehr ke kawasan strategis Teluk Aden dan Selatan Bab al-Mandeb,” lapor kantor berita Tasnim milik Iran, Kamis (13/10/2016).

Berita pengiriman kapal perang Iran ini mengemuka beberapa jam setelah terjadi serangan rudal Tomahawk AS terhadap tiga instalasi radar di kawasan Yaman yang dikuasi milisi Ansarullah (Houthi) yang didukung Iran. Namun demikian, pengiriman kapal perang Iran ini disebutkan “untuk melindungi kapal-kapal kargo Iran dari serangan bajak laut di kawasan-kawasan rawan.”

Pentagon menyatakan bahwa serangan rudal oleh kapal perang USS Nitze itu dilancarkan sebagai balasan atas serangan rudal gagal terhadap kapal perang AS USS Mason dan USS Ponce di Laut Merah yang diduga dilakukan oleh pasukan Ansarullah.

Belakangan Pentagon mengancam akan menggempur lagi jika kapal-kapal perangnya kembali mendapatkan serangan, sementara pihak pejuang Yaman membantah telah melakukan serangan itu. (Baca: Pejuang Yaman Nyatakan Kapal AS Diserang Teroris Agar AS Membalas )

Tasnim juga menyebutkan, “Pengiriman armada Iran itu dilakukan bersamaan dengan keputusan AS untuk terlibat langsung dalam serangan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi terhadap Ansarullah di Yaman.”

Selama pasukan koalisi itu menyerang Yaman sejak Maret 2015 AS dilaporkan belum pernah terlibat langsung dalam serangan terhadap Yaman, tapi aktif menyuplai senjata dan logistik kepada pasukan Saudi dan sekutunya tersebut.  (mm/raialyoum/anadolu)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL