serangan saudi2Sanaa, LiputanIslam.com –  Sedikitnya 11 orang terbunuh dan beberapa lainnya luka-luka terkena serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap sebuah pasar di provinsi Sa’dah, Jumat (12/6).

TV al-Manar melaporkan bahwa beberapa jet tempur koalisi melancarkan tiga kali serangan terhadap Pasar Yasnam di kota Baqim, provinsi Sa’dah. Selain itu gedung administrasi provinsi tersebut beserta markas divisi 310 dan polisi militer juga menjadi sasaran enam kali gempuran jet tempur Saudi cs.

Di pihak lain, pasukan Yaman meluncurkan beberapa roket ke pangkalan militer al-Radif milik Saudi di Jizan dekat perbatasan kedua negara. Selain itu, tentara dan komite-komite revolusi rakyat yang terafiliasi dengan Ansarullah (Houthi) juga menembakkan beberapa roket ke markas pasukan penjaga perbatasan Saudi di kawasan Alab.

Laporan lain dari kantor berita resmi Yaman, Saba, menyebutkan beberapa jet tempur Saudi pada Kamis pertengahan malam telah menggempur kawasan al-Qasimi di kawasan lama Sanaa, ibu kota Yaman, mengakibat enam orang terbunuh dan beberapa lainnya cidera.
Serangan itu juga menyebabkan lima unit rumah warga hancur total dan beberapa bangunan cagar budaya Yaman rusak.

Seorang pejabat Yaman mengatakan bahwa serangan Saudi ke bagian lama kota Sanaa memperlihatkan besarnya kobaran kebencian Saudi terhadap bangsa Yaman beserta sejarah dan warisan budaya yang dimilikinya.

Organisasi Sains, Pendidikan dan Kebudayaan PBB (Unesco) Jumat kemarin mengecam serangan koalisi pimpinan Saudi terhadap bagian kota kuno Sanaa, sebagaimana dilansir  BBC.

Menurut Unesco, di kota lama Sanaa terdapat sebanyak 103 masjid dan lebih dari 6000 rumah yang beberapa di antaranya merupakan bangunan peninggalan sejarah yang usianya mencapai lebih dari 11 abad.

Yaman sejak 6 Maret lalu menjadi sasaran amuk Saudi dan sekutunya dengan dalih membela pemerintahan Yaman yang bersekutu dengan mereka. Target serangan mereka ialah menumpas milisi  Ansarullah, namun hingga dua bulan lebih kelompok penggerak revolusi Yaman ini sampai sekarang tidak memperlihatkan tanda-tanda melemah akibat serangan sekutu.

Serangan Saudi dan sekutunya hanya menampilkan kehancuran fasilitas infrastruktur Yaman, jatuhnya ribuan korban jiwa, luka dan pengungsian serta kehancuran banyak peninggalan purbakala. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL