lebanon parlemenBeirut, LiputanIslam.com – Parlemen Lebanon gagal menunjuk presiden baru negara ini pada pemungutan suara sesi pertama dalam sidang paripurna yang dihadiri 124 dari total 128 anggota Rabu (23/4/2014). Usai kegagalan ini sesi kedua dinyatakan ditunda hingga Rabu mendatang.

Pada hasil pemungutan suara parlemen yang berlangsung kemarin, kandidat presiden Samir Geagea mendapat 48 suara, Henri Helou 16 suara, sedangkan 52 suara menyatakan abstein.

Sidang untuk pemilihan presiden Lebanon ke-13 sejak negara ini merdeka dari jajahan perancis tahun 1943 tersebut diselenggarakan atas seruan ketua parlemen Lebanon, Nabih Berri. Namun, pemungutan suara berlangsung di tengah kesuraman suhu politik akibat adanya dua kubu politik pro dan kontra pemerintah Suriah.

Sesuai Undang-Undang Dasar Lebanon, sidang bisa diselenggarakan apabila jumlah peserta yang hadir dapat memenuhi kuorum, yaitu minimal 86 anggota dari total 128 anggota. Kemudian, untuk dapat melenggang ke kursi kepresidenan melalui sesi pertama pemungutan suara, kandidat harus dapat mengantongi 2/3 suara dari total 128 anggota, sedangkan pada sesi kedua harus merebut minimal 65 suara.

Samir Geage adalah kandidat yang didukung kubu Gerakan 14 Maret yang beroposisi terhadap gerakan Hezbullah. Hezbullah sendiri adalah faksi yang dominan dalam kubu 8 Maret. Sedangkan Henri Helou didukung oleh kubu Walid Jumblatt yang mengambil sikap netral.

Para pengamat sejak awal sudah memperkirakan Geagea tidak akan berhasil mengantongi suara mayoritas 2/3 akibat sikapnya yang kontra Hizbullah. Namun demikian, usai pemungutan suara Geagea mengaku tidak akan menyerah.

“Saya akan tetap mencalon diri. Kami tidak akan berkompromi, dan pihak lain harus mengajukan nama kandidat agar pemilihan dapat berlangsung demokratis,” ujar dia.

Para anggota parlemen dari kubu 8 Maret terpusat pada gerakan Hizbullah yang secara resmi tidak mendukung kandidat manapun. Karena itu, suara kosong yang berjumlah 52 diperkirakan sebagian besar berasal dari Hizbullah. (mm/alalam/arabnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL