Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan sebagian besar negara Eropa “menempuh kebijakan yang tidak realistis sejak awal perang Suriah”, sehingga tersisih dengan sendirinya dari peran seharusnya dapat mereka mainkan dalam masalah ini.

Dalam pertemuan dengan delegasi parlemen Belgia pimpinan Filip Dewinter di Damaskus, Senin (7/2/2016), dia menambahkan bahwa negara-negara Eropa itu telah merugikan rakyat masing-masing karena menyokong organisasi-organisasi yang melakukan berbagai jenis kejahatan teror terhadap rakyat Suriah.

Al-Assad mengatakan politisi di Barat tidak pernah peduli terhadap kepentingan rakyat mereka sendiri ketika datang untuk memenangkan pemilu. Menurutnya, pendekatan mereka telah “menyebabkan munculnya kebijakan Eropa yang tersisih dari realitas” sehingga juga menyebabkan mereka kehilangan peranan tradisional dan posisinya dalam diplomasi dunia.

Di pihak lain, Dewinter mengatakan, “Keberhasilan tentara Suriah membebaskan Aleppo telah memberikan perubahan besar pada perimbangan kekuatan dalam perang melawan terorisme, dan mengubah pendirian banyak pejabat di negara-negara Eropa.”

Dia juga memastikan bahwa jika terorisme di Suriah dapat ditumpas maka penyebarannya di seluruh dunia praktis akan berkurang.

Delegasi Belgia juga memastikan bahwa opini publik di banyak negara Eropa mengalami perubahan drastis dalam menyikapi apa yang terjadi di Suriah.  (mm/sana/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL