Washington, LiputanIslam.com –  Kantor berita Reuters melaporkan bahwa di dalam tubuh keluarga kerajaan Saudi terjadi upaya mencegah jatuhnya tahta ke tangan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, menyusul heboh kasus pembantaian wartawan Saudi Jamal Khashoggi.

Beberapa sumber menyabutkan bahwa puluhan pangeran dan sepupu dari klan al- Saud ingin melihat perubahan pada garis suksesi, tetapi masih enggan bergerak selagi masih ada Raja Salman karena mereka memastikan raja yang berusia 82 tahun itu tidak akan berbalik dari putra kesayangannya itu.

Beberapa pejabat Amerika Serikat (AS) mengutip pernyataan para senior keluarga kerajaan Saudi bahwa keluarga itu berpotensi mendukung Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz untuk menjadi pengganti Salman.

Menurut Reuters, para senior keluarga kerajaan itu meyakini bahwa setiap upaya untuk mengubah garis putra mahkota akan dilawan oleh dinas keamanan dan intelijen yang dikendalikan oleh Muhammad bin Salman, karena badan-badan ini, meskipun setia kepada keluarga kerajaan secara keseluruhan, namun  mengikuti tangga piramida.

Sebuah sumber yang dekat dengan keluarga Saudi yang berkuasa mengatakan bahwa setiap langkah Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz akan didukung oleh anggota keluarga kerajaan, badan-badan keamanan, dan beberapa kekuatan Barat. Beberapa pejabat AS juga menyarankan bahwa penasihat Saudi akan mendukung langkah Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz sebagai penerus tahta Raja Salman.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, tidak tidak tergesa menjauhi Pangeran Mohammed bin Salman, meskipun terjadi tekanan yang cukup besar dari para anggota parlemen AS di Gedung Putih akibat kasus Khashoggi yang terbunuh di dalam gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, bulan lalu.

Pangeran Ahmad kembali dari AS ke Saudi bulan lalu di tengah heboh pembunuhan Khashoggi, dan dilaporkan bahwa dia kembali ke Saudi dengan jaminan Barat. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*