Damaskus, LiputanIslam.com – Kawanan bersenjata Jaish al-Islam di kota Douma, Ghouta Timur, provinsi Damaskus, telah mengkudeta para pemimpin mereka yang terlibat dalam perundingan mengenai keluarnya kelompok ini dari kota ini, lalu mengabaikan perjanjian yang telah dicapai dalam perundingan tersebut. Demikian dinyatakan oleh Kemhan Rusia, Sabtu (7/4/2018).

“Sejak 5 Maret lalu dan sebagai hasil dari kesepakatan yang telah dicapai dalam perundingan dengan pemimpin Jaish al-Islam, Abu Hammam, Pusat Rusia di Hmeimem untuk Rekonsiliasi Suriah telah mengupayakan keluarnya warga sipil serta kawanan bersenjata dan keluarga mereka dari kota Douma ke wilayah utara provinsi Aleppo,” ungkap Kemhan Rusia.

Kemhan Rusia merinci bahwa sejauh ini jumlah orang yang keluar dari Douma 33,345, termasuk 29,217 warga sipil, 738 kawanan militan bersenjata, dan 3,390 anggota keluarga militan.

Kemhan Rusia menambahkan bahwa proses keluarnya militan dan keluarga mereka sekarang terhenti.

“Berbagai informasi dari para asisten Abu Hammam menyebutkan bahwa akibat perselisihan tajam kaum militan antara kelompok garis keras di satu pihak dan kelompok moderat yang siap berpartisipasi dalam proses negosiasi di pihak lain, para pemimpin organisasi ini, Abu Hammam, Abu Omar, dan Abu Ali, telah dihabisi,” lanjut Kemhan Rusia.

Kemhan Rusia menjelaskan bahwa pemimpin baru Jaish al-Islam, Abu Qusay, mengabaikan perjanjian yang telah dicapai sebelumnya dan menghalangi keluarnya warga sipil dari Douma melalui jalur kemanusiaan yang telah disediakan.

Menurut Kemhan Rusia, perkembangan tersebut memicu lagi kontak senjata mereka dengan pasukan pemerintah Suriah sembari “menggunakan penduduk setempat sebagai perisai manusia” dan “melancarkan aksi-kasi teror antara lain dengan menembak warga sipil yang berunjuk rasa mendukung keluarnya para ekstremis dari Douma.”

Laporan lain menyebutkan bahwa di pinggiran kota Douma terlihat kepulan asal tebal yang membubung  dari posisi-posisi Jaish al-Islam akibat serangan tentara Suriah yang berhasil menguasai beberapa bagian kota ini setelah Jaish al-Islam melanggar perjanjian, dan tentara Suriah bergerak maju dari beberapa titik. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL