NewYork, LiputanIslam.com –  Empat negara Arab pemboikot Qatar yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir mengendurkan sikapnya terhadap Doha dengan mengurangi 13 poin tuntuan menjadi 6 poin sebagai syarat untuk menyudahi boikot.

Seperti dilaporkan oleh BBC, para diplomat dari empat negara ini di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (19/7/2017), menyatakan hal tersebut dan menjelaskan bahwa enam poin tuntutan umum itu mencakup komitmen penumpasan terorisme dan radikalisme serta penghentian provokasi.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari Qatar yang dengan tegas telah menolak tuduhan mereka. Kepada wartawan di PBB para diplomat menyatakan bahwa Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir mengharapkan penyelesaian krisis itu secara bersahabat.

Duta Besar Arab Saudi untuk PBB, Abdullah al-Muallimi, mengatakan bahwa para menteri empat negara itu menyepakati enam prinsip itu pada pertemuan di Kairo 5 Juli lalu. Menurutnya, mudah bagi Qatar untuk memenuhi enam tuntutan itu, dan tak ada peluang lagi bagi kubu Saudi untuk mundur darinya, meskipun kedua pihak masih perlu bersepakat mengenai mekanisme pelaksanaanya.

AP mengutip pernyataan al-Muallimi bahwa penutupan stasiun TV Al-Jazeera bisa jadi tidak urgen karena yang penting ialah penghentian provokasi, ajakan kepada kekerasan, dan ujaran kebencian.

“Jika hal ini tidak akan terwujud kecuali melalui penutupan Al-Jazeera maka tidak apa-apa, sedangkan jika hal itu bisa terwujud tanpa penutupan Al-Jazeera juga tidak apa-apa. Yang penting ialah terealisasinya tujuan dan prinsip-prinsip yang ada,” tuturnya.

Dubes UEA untuk PBB, Lana Nusseibeh, mengingatkan , “Penolakan Qatar terhadap prinsip-prinsip dasar untuk membatasi pengertian terorisme dan ekstrimisme ini akan menyulitkan kebertahanan Qatar di Dewan Kerjasama Teluk (GCC).”

13 persyaratan yang diajukan sebelumnya oleh empat negara pemboikot Qatar pada 22 Juni lalu antara lain mencakup penutupan stasiun TV Al-Jazeera, penutupan pangkalan militer Turki di Qatar, pemutusan hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, dan penurunan taraf hubungan dengan Iran.

Doha menolak semua syarat ini dan menyebutnya ancaman bagi kedaulatan Qatar dan pelanggaran hubungan internasional, serta mengecam aksi boikot. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL