GCCRiyadh, LiputanIslam.com –  Para menteri pertahanan (menhan) negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) memulai sidang resmi di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, Selasa (15/11/2016). Mereka membicarakan berbagai isu dan tantangan regional Timteng, terutama apa yang mereka sebut “campurtangan Iran untuk mengguncang stabilitas dan memelihara organisasi-organisasi teroris.”

“Kami akan mendiskusikan isu- isu penting dan berkaitan dengan aspek-aspek militer dan keamanan di dua kancah regional dan internasional serta dampaknya bagi kawasan,” bunyi statemen resmi mengenai sidang itu.

Para menhan itu juga menyatakan bahwa sesuai sumber-sumber informasi kawasan Teluk, mereka akan membicarakan “ancaman yang dialami kawasan ini, termasuk bahaya terorisme dan campurtangan kontinyu Iran untuk mengguncang stabilitas regional serta memelihara dan mendanai organisasi-organisasi teroris.”

Para menhan GCC April lalu juga mengadakan pertemuan serupa di Riyadh bersama sejawat mereka dari Amerika Serikat (AS), Ash Carter.

Saat itu Wakil Putera Mahkota dan Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman mengatakan, “Pertemuan ini diadakan di tengah suasana ancaman besar yang dihadapi oleh dunia dan kawasan, terutama terorisme, negara-negara yang tak stabil, dan campurtangan Iran dalam urusan negara-negara regional.”

Dia  menambahkan bahwa pertemuan ini akan memusatkan perhatian pada tindakan untuk menghadapi ancaman tersebut dengan partisipasi dan kemitraan negara-negara Teluk dan AS. (mm/dpa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL