heli irakBaghdad, LiputanIslam.com – Panglima Angkatan Udara Irak Letjen Hamid al-Maliki menyatakan bahwa eksistensi kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di berbagai provinsi Irak akan berakhir paling lambat pertengahan tahun 2015.

“Mimpi siang bolong ISIS di tanah dan provinsi-provinsi Irak akan berakhir paling lambat pertengahan 2015,” katanya dalam wawancara dengan harian Kuwait al-Watan, Kamis (8/1/2015).

Dia menyebutkan bahwa angkatan udara Irak belum lama ini telah menerima beberapa jet tempur canggih yang dapat digunakan dalam operasi serangan di malam hari, dan beberapa hari ke depan kemenangan tentara Irak akan semakin gemilang dalam pertempuran melawan kawanan teroris ISIS.

Sementara itu, berita terbaru mengenai perkembangan situasi pertempuran di Irak menyebutkan sebanyak 65 teroris ISIS tewas diterjang serangan udara di provinsi Anbar.

Mengutip keterangan seroang pejabat keamanan Irak di provinsi Anbar, lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria News melaporkan bahwa beberapa pesawat tempur telah menyerang lokasi perkumpulan pasukan ISIS di kawasan al-Kasiriyat, distrik Haditha, mengakibatkan 65 petempur ISIS tewas, beberapa di antaranya berstatus komandan.

Sebelumnya, tentara Irak yang didukung pasukan relawan juga berhasil menghabisi 40 nyawa teroris ISIS di barat kota Samarra, provinsi Salahuddin.

“Para teroris ISIS hari ini menyerang markas Brigade IV Angkatan Bersenjata Irak di kawasan al-Makishifah, namun segera mendapat reaksi balasan telak dari pasukan keamanan dan relawan hingga menyebabkan 40 teroris terbunuh dan tujuh kendaraan mereka hancur, sementara teroris yang selamat segera kabur meninggalkan lokasi,” papar Khaled al-Khuza’i, anggota Komisi Keamanan Dewan Provinsi Salahuddin, Kamis 8/1/2015, sebagaimana dilansir media Irak, Khabar.

Dia menambahkan bahwa pasukan dan relawan juga berhasil menggagalkan rencana serangan beberapa bom mobil teroris ke kota Samarra sebelum mereka mencapai kota tersebut.

Namun demikian, empat bom mobil ternyata lolos dan meledak di Samarra hingga menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya 41 lainnya.

Menuru al-Khuza’i, serangan teroris ke markas militer Irak tersebut menewaskan tiga tentara Irak tewas dan melukai beberapa lainnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*