Beirut, LiputanIslam.com –  Tersiarnya berita yang disebut-sebut berasal dari akun Twitter saluran TV al-Alam mengenai pendirian pangkalan militer Iran di Qatar telah membangkitkan kehebohan besar di berbagai media sosial Arab, sementara pemerintah Iran maupun pemerintah Qatar tidak memberikan tanggapan resmi.

Berita itu menyebutkan bahwa Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad al-Thani telah menyatakan kepada Presiden Iran Hassan Rouhani keinginan Doha untuk mendirikan pangkalan militer bagi Iran di Qatar demi menunjang keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk.

Berita itu menjadi viral di berbagai media Sosial di mana para aktivis Saudi dan Arab lainnya mengungkapkan kemarahan mereka dengan membuat hashtag berbahasa Arab yang artinya, “pangkalan militer Iran di Qatar.”

Sementara itu, pihak redaksi al-Alam, Senin malam (17/7/2017), membantah berita hoax yang disebar melalui akun al-Alam di Twitter yang telah diretas sejak beberapa hari lalu tersebut.

Al-Alam menyebutkan bahwa para peretas Saudi telah menyebar berita bohong bahwa telah terjadi percakapan telefon antara Rouhani dan al-Thani dan bahwa dalam percakapan ini keduanya membicarakan mengenai kemungkinan pendirian pangkalan militer Iran di Qatar.

Channel milik Iran ini mengingatkan bahwa tidak adanya link ke situs www.alalam.ir  dalam pemberitaan tersebut menunjukkan bahwa berita itu palsu dan sengaja disebar oleh para peretas untuk membuat kegaduhan.

“Berbagai laman dan lembaga pemberitaan Saudi segera menyebar berita bohong ini meskipun mereka mengetahuinya kepalsuannya dan mengetahui pula bahwa akun (al-Alam di Twitter) itu telah diretas oleh para peretas Saudi sejak enam hari lalu. Ini menunjukkan bahwa laman-laman Saudi itu bersekongkol dengan para peretas,” tulis al-Alam di situs resminya.

Al-Alam juga menyebutkan bahwa pihaknya masih menindak lanjuti masalah ini melalui jalur hukum. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL