tasnim-foreignoffice-pakistanIslamabad, LiputanIslam.com – Pemerintah Pakistan akhirnya mengonfirmasi kebenaran kabar yang beredar belakangan ini bahwa satu di antara lima sandera Iran telah tewas di tangan kelompok militan yang berbasis di Pakistan. Lima sandera itu adalah petugas penjaga perbatasan Iran yang disandera oleh militan yang menamakan dirinya Jaish al-Adl sejak 6 Februari lalu dan dibawa ke wilayah Pakistan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Tasnim Aslam Kamis (03/04)  menyatakan pihaknya mengutuk keras aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut serta menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia mengatakan, “Kami menyatakan bersimpati kepada keluarga korban dan kami mengembangkan kerjasama dengan Iran terkait masalah ini.”

Aslam berharap kasus ini tidak mengusik hubungan baik kedua negara. “Hubungan Pakistan-Iran lebih besar daripada masalah ini. Masih ada banyak hubungan yang lebih luas daripada insiden-insiden yang terjadi di wilayah Iran atau di perbatasan.”

Sebelumnya, Teheran kecewa terhadap Islamabad yang dinilainya tidak serius menangani isu seputar penyenderaan dan pembunuhan tersebut. Pemerintah Iran bahkan sempat memanggil Duta Besar Pakistan di Teheran Noor Mohammad Jadmani untuk diminta penjelasan mengenai berita seputar pembunuhan sandera Iran.

Milisi Jaish al-Adl juga pernah menyerang perbatasan Iran pada 25 Oktober 2013, menyebabkan 14 tentara Iran tewas dan lima lainnya cidera di dekat kota Saravan, Propinsi Sistan Baluchestan, Iran.

Sementara itu, Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Islam Iran Mayjen Gassem Soleimani menyatakan pihak musuh berharap Iran bisa menjadi seperti Afghanistan atau Pakistan, tapi harapan itu sia-sia belaka. “Negara yang bersandar pada rakyatnya yang solid ini sangat tangguh untuk menghadapi segala bentuk ancaman yang ditebar oleh musuh,” tegas Soleimani dalam tatap muka dengan keluarga para martir Iran di propinsi Kerman, Kamis (03/04).

Dia menambahkan bahwa revolusi Islam Iran dalam perjuangannya menggalang kemajuan negara selama sekitar 35 tahun terakhir telah berhasil menciptakan pembaharuan di Dunia Islam. Menurutnya, pihak musuh tidak habis berpikir menyaksikan keberhasilan bangsa Iran berbuat banyak hal yang membuat mereka terpukau.  (mm/irna/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*