Islamabad, LiputanIslam.com –  Menlu Pakistan Khawaja Mohammad Asif menepis keras rumor bahwa negaranya mengirim pasukan ke Arab Saudi untuk terlibat dalam konflik Saudi-Yaman.

“Tak satupun personil militer (Pakistan) dikirim ke Arab Saudi dalam perspektif konflik Arab Saudi-Yaman,” tegasnya dalam menjelaskan isu ini di Majelis Nasional Pakistan, Islamabad, Rabu (15/3/2017).

Para anggota parlemen Pakistan mengangkat isu tersebut karena beredar laporan dan posting-posting di media sosial yang menyebutkan bahwa satu brigade militer Pakistan telah dikirim ke Arab Saudi.

Asif mengatakan, “Adalah kebijakan kita untuk tidak terlibat dalam konflik Arab Saudi-Yaman.  Kalaupun ada keputusan yang diambil maka itu mengalir melalui parlemen.”

Dia menambahkan bahwa seperti yang sudah pernah di bahas dan disetujui di parlemen, pemerintah Pakistan tidak akan berperan partisan.

“Akan menjadi usaha kami agar peran kami tidak partisan, melainkan kita akan memainkan peran mendamaikan,” tuturnya.

Bersamaan dengan tersebarnya rumor tersebut, Menlu Yaman pada pemerintahan Mansour Hadi, Abdul Malik al-Mekhlafi, Senin lalu berkunjung ke Pakistan dan menemui beberapa pejabat tinggi Pakistan.

Menurut laporan media resmi Pakistan, dalam pertemuan dengan al-Mekhlafi Presiden Pakistan Mamnoon Hussain menyatakan Islamabad memandang Abd Rabbuh Mansour Hadi sebagai presiden Yaman yang sah.

Kunjungan al-Mekhlafi ke Pakistan dilakukan menjelang peringatan tahun kedua invasi Arab Saudi ke Yaman.

Sekira dua tahun silam, ketika memulai invasi itu Saudi secara resmi meminta Pakistan ikut berpartisipasi dalam serangan ke Yaman, namun parlemen Pakistan segera bertindak dan mencegah keterlibatan Pakistan dalam invasi ke Yaman. (mm/app/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL