Nazaret, LiputanIslam.com –  Pakar militer Israel Yiftah Shapir dari Institute for National Security Studies (INSS)  dalam kajian terbarunya yang dipublikasi oleh lembaga milik Israel ini menyebut Hizbullah sebagai pasukan terhebat di Timteng sekaligus ancaman paling berbahaya bagi Israel.

Seperti dilansir Rai al-Youm, Selasa (7/2/2017), Yiftah menilai Hizbullah secara umum berhasil menjaga dengan baik rahasia militernya sehingga apa yang terpublikasi selama ini tentang Hizbullah sebagai “tentara” masih “sedikit sekali”.

“Dari sedikit yang terpublikasi itupun kita dapat mengatakan dan mengklaim bahwa Hizbullah adalah tentara terkuat di Timteng,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa kelompok pejuang muqawamah (resistensi) Islam pimpinan Hassan Nasrallah ini “terorganisir rapi, terlatih, terbekali dengan baik, banyak belajar dari konfrontasinya dengan Israel, membangun dirinya secara pintar, memiliki perlengkapan mutakhir dan sumber daya manusia teruji, penuh motivasi, dan memiliki ideologi perang yang tinggi.”

Dia juga memastikan bahwa keterlibatan Hizbullah dalam perang di Suriah bersama Brigade al-Quds milik Iran, tentara Suriah, dan tentara Rusia telah membuat Hizbullah menimba pengalaman baru dan semakin berbahaya bagi Israel.

Menurutnya, kalaupun Hizbullah bukan ancaman terbesar bagi Israel, tapi dapat dipastikan bahwa kelompok pejuang yang berbasis di Lebanon ini merupakan pasukan militer yang paling bertekad dan terlatih.

Yiftah juga mengingatkan bahwa Hizbullah kini menguasai persenjataan yang belum pernah mereka miliki sebelumnya, termasuk tank dan sistem pertahanan udara, dan mereka juga mahir mengoperasikan dua jenis perlengkapan perang ini.

Pakar yang juga memimpin lembaga Program Keseimbangan Militer Timteng ini lantas berkesimpulan bahwa Hizbullah merupakan kekuatan paling berbahaya bagi negara Zionis Israel. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL