raif-badawi saudiRiyadh, LiputanIslam.com – Untuk ketiga kalinya otoritas Arab Saudi menunda hukuman cambuk tahap kedua sebanyak 50 kali terhadap seorang blogger ternama Arab Saudi. Belum jelas mengapa hukuman itu ditunda, namun pekan lalu dilaporkan bahwa kondisi fisik aktivis dunia maya bernama Raif Badawi itu sedang drop sehingga tidak siap menerima hukuman itu.

Badawi dikenai hukuman penjara 10 tahun dan 1000 kali cambuk. Sesuai putusan pengadilan Saudi, pada setiap hari Jumat dia harus menerima hukuman cambuk sebanyak 20 tahap dengan 50 kali sabetan pada setiap tahapnya agar genap 1000 kali cambukan.

Menurut laporan BBC, hukuman tahap pertama dilakukan pada tanggal 9 Januari lalu di depan sebuah masjid usai penyelenggaraan shalat Jumat.

Penjatuhan hukuman cambuk terhadap blogger berusia 30 tahun itu mendapat kecaman dari berbagai negara. Usai pelaksanaan hukuman cambuk tahap pertama, kantor kerajaan Saudi melimpahkan berkas perkaranya kepada pengadilan tinggi.

Di samping itu, raja baru Saudi, Salman bin Abdulaziz mengeluarkan dekrit ampunan untuk sekelompok terpidana yang bisa jadi juga mencakup Badawi.

Suad al-Shammary, rekan Badawi sesama aktivis HAM, Jumat kemarin dibebaskan setelah tiga bulan ditahan tanpa dakwaan apapun terkait pernyataan-pernyataannya di jejaring sosial Twitter. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*