KuwaitCity, LiputanIslam.com – Pemerintah otonomi Palestina kembali menegaskan penolakannya terhadap prakarsa Amerika Serikat (AS) Deal of the Century, dan memastikan akan bergerak di semua gelanggang Arab dan internasional demi membela hak-hak bangsa Palestina.

“Kami tidak akan membiarkan prakarsa Deal of the Century berjalan… Kami tidak akan menerima AS sebagai mediator tunggal tanpa mitra Arab dan internasional, ” tegas Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Informasi Palestina Nabil Abu Rudeineh.

Kepada wartawan di sela-sela Forum Media Arab di Kuwait dia menjelaskan bahwa Palestina kini berada dalam risiko besar, yang membutuhkan lebih banyak upaya untuk mobilitas politik Arab di tingkat Arab dan internasional.

Dia mengingatkan bahwa ada konspirasi untuk melemahkan dan melumpuhkan negara-negara Arab agar selanjutnya martabat dan kesucian mereka dapat dilucuti.

Abu Rudeineh menambahkan , ” Deal of the Century memandang al-Quds (Yerusalem) berada di luar proses politik damai. Padahal, tanpa al-Quds tidak ada negara Palestina, tidak ada perdamaian, tidak ada stabilitas, tidak ada keamanan, dan kami tidak akan menerima penempatan (Yahudi), ataupun pencabutan bagian mana pun dari tanah Arab.”

Dia juga mengingatkan, “Konspirasi anti-Palestina dan negara-negara Arab meningkat dari hari ke hari, dan karena itu mereka harus berdiri bersama menghadapi tantangan berbahaya ini dan keruntuhan total dalam politik internasional ini.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*