pasukan irak ke fallujahBaghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan gabungan Irak memulai operasi pembebasan Fallujah, kota kedua terbesar di provinsi Anbar, Irak barat, dan pada Minggu malam (22/5) mereka dilaporkan  berhasil menerobos gerbang-gerbang kota yang diduduki oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tersebut.

Pasukan gabungan Irak itu melibatkan angkatan bersenjata, polisi federal, dan relawan al-Hasdh al-Shaabi. Mereka berhasil mengatasi berbagai rintangan yang menghadang dan telah masuk ke dalam kota dari beberapa arah.

“Selain mengerahkan satuan-satuan pasukan artileri angkatan bersenjata dan pasukan kepolisian, operasi ini juga melibatkan satuan-satuan pasukan relawan terlatih, termasuk Brigade Hizbullah, Brigade Sayyid al-Syuhada, laskar al-Nujaba’, Brigade Ahl al-haqq, Jund al-Imam, pasukan Badar, Divisi Asyura dan Divisi Khurasani,” ungkap sumber al-Hasdh al-Shaabi kepada IRNA.

Dilaporkan bahwa sekarang berbagai kawasan di Fallujah diwarnai kontak senjata sengit pasukan Irak melawan kawanan teroris takfiri ISIS.
Sumber tersebut mengatakan operasi pembersihan kota akan berjalan sulit karena kota ini sudah sangat tercemar dengan bahan-bahan peledak aktif.

Sejak beberapa pekan lalu angkatan bersenjata Irak sudah menebar selebaran melalui  pesawat terbang di angkasa Fallujah untuk memberitahu penduduknya perihal operasi pembebasan. Dalam selebar an itu militer Irak bersumpah untuk membebaskan kota ini, dan  meminta penduduk menjauh dari markas dan tempat-tempat konsentrasi kawananan ISIS agar tidak terkena serangan pasukan Irak. Penduduk bahkan diminta meninggalkan kota ini dan keluar melalui jalur-jalur yang sudah disiapkan oleh pasukan Irak.

Al-Sumaria News melaporkan bahwa Perdana Menteri Irak Haider Abadi dini hari Senin (23/5) mengumumkan instruksi pembebasan Fallujah.

“Kota ini akan segera dikembalikan kepada penduduknya, dan bendera Irak akan segera berkibar di sana,” tegasnya.

Dia memastikan momen kemenangan sudah dekat, dan “tak ada cara apapun bagi isis kecuali kabur.”

“Seperti ratusan desa, kota dan daerah lainnya, Fallujah juga akan kembali kepada penduduknya dan bebas dari kezaliman dan penindasan ISIS,” lanjutnya.

Komandan Kepolisian Federal Irak Raed Shakir Jawdat menyatakan tak kurang dari 20,000 personil pasukan militer telah dikerahkan untuk pembebasan Fallujah.

Fallujah diduduki ISIS sejak sekitar enam bulan sebelum mereka menduduki Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, Irak utara. Pada tahun 2011 jumlah penduduk Fallujah tercatat sekitar 320,000 jiwa, tapi sekarang jumlah itu menyusut drastis menjadi  sekitar 60,000 – 100,000 jiwa.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL