Pasukan Irak bergerak menuju Mosul

Pasukan Irak bergerak menuju Mosul

Mosul, LiputanIslam.com –   Pasukan Irak terus memperluas wilayah kekuasannya dalam operasi penumpasan kelompok teroris ISIS di dalam kota Mosul dengan merebut kembali beberapa distrik dan sebuah pusat perdagangan, Selasa (3/1/2017).

“Pasukan reaksi cepat yang bernaung di bawah kepolisian federal telah merebut kembali distrik al-Mithaq di bagian tenggara Mosul,” ungkap Mostafa al-Nadiri, tentara Irak berpangkat kolonel, kepada Anadolu, sembari menyebutkan bahwa distrik merupakan “salah satu markas  terakhir ISIS.”

Dia juga mengatakan, “Pasukan Kontra-Terorisme yang bertempur di frot timur Mosul telah merebut kawasan al-Muaridh dan sebuah komplek perdagangan bahan-bahan cadangan di selatan distrik al-Ta’mim, Mosul timur.”

Dia mengaku belum memiliki informasi mengenai korban yang jatuh dari kedua pihak dalam perkembangan situasi perang Mosul tersebut.

Sementara itu, kepolisian Irak di hari yang sama menyatakan puluhan anggota ISIS kabur dari distrik al-Wahdah di bagian tenggara Mosul menuju distrik al-Baath setelah pasukan Irak mendekati al-Wahdah.

Komandan Kepolisian Federal Irak Shakir Judat mengatakan bahwa kaburnya para teroris itu terpantau dari beberapa drone.

Sebelumnya dilaporkan bahwa seorang pejabat bidang media ISIS dan dua orang yang menyertainya tewas di kawasan al-Karamah, Mosul timur. Sumber lokal menyebutkan bahwa ketiganya tewas ketika ISIS mengerahkan puluhan awak medianya untuk menyediakan laporan visual jalannya situasi pertempuran.

Dilaporkan pula bahwa sembilan anggota ISIS tewas dan satu mobil bersenapan otomatis mereka hancur terkena serangan drone pasukan Irak di Mosul timur.

Dalam peristiwa lain, seorang pejabat pengadilan syariat ISIS tewas akibat ledakan mobilnya sendiri di kawasan Hamrin di bagian timur provinsi Salahuddin. Sumber keamanan Irak mengatakan, “Teroris yang tewas itu merupakan tokoh terkemuka ISIS dan orang dekat Abu Bakar al-Baghdadi (pemimpin ISIS).”

 

Operasi penumpasan ISIS kian intensif dan menghebat sejak beberapa hari lalu setelah pasukan Irak mengumumkan dimulainya babak kedua operasi pembebasan Mosul pekan lalu.

Perdana Menteri Irak beberapa waktu lalu memperkirakan ISIS akan dapat dienyahkan dari Negeri 1001 Malam ini paling lambat bulan April mendatang. Perkiraan melesat jauh dari perkiraan sebelumnya yang menyebutkan bahwa Mosul akan berhasil dibebaskan secara total sebelum akhir tahun 2016. (mm/raialyoum/alsumarianews/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL