pasukan suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Kalangan media dan aktivis Suriah menyatakan sedikitnya 60 ekstrimis bersenjata tewas dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah Suriah di bagian selatan provinsi Daraa yang menjadi ajang perang yang diberi sandi “Badai Selatan” oleh para ekstrimis.

Menurut laporan Russia Today, para aktivis di media sosial Twitter telah memosting daftar nama 58 kawanan bersenjata yang terbunuh, dan kemudian jumlah itu membengkak lagi menjadi 60 orang setelah dua ekstrimis yang menderita luka parah akhirnya sekarat dan dijemput ajal di sebuah rumah sakit lapangan di dekat kawasan Saida.

Sementara itu, kantor berita Suriah, SANA, melansir keterangan sumber militer negara ini bahwa tentara Suriah telah melancarkan sebuah operasi penyergapan terhadap konvoi organisasi teroris di Rif Daraa, mengakibatkan kehancuran pada lebih dari 50 peralatan tempur, senjata dan amunisi yang mereka angkut.

Menurut SANA, serangan itu juga menewaskan beberapa orang yang 15 di antaranya adalah komandan lapangan kelompok oposisi bersenjata Suriah.

Sumber militer Suriah dalam keterangannya menjelaskan bahwa tentara Suriah telah melancarkan “operasi terpusat” pada Rabu malam lalu, sementara dini harinya mereka melancarkan operasi serupa terhadap beberapa poros pergerakan pasukan oposisi di dua distrik Beit Sabir dan kawasan pertanian Beit Jin dan al-Husainiyah.

Dia menambahkan bahwa operasi itu juga menjatuhkan korban luka dan tewas pada kelompok teroris Jabhah al-Nusra yang terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL