oman menlu yusuf bin alwiBerlin, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Oman Yusuf bin Alawi bin Abdullah menyatakan negaranya siap menengahi konflik antara Iran dan Arab Saudi jika ada permintaan resmi.

Sebagaimana dilaporkan IRNA, hal itu dikemukakan Yusuf dalam jumpa pers di Berlin, Jerman, usai mengadakan pertemuan dengan sejawatnya di Jerman, Frank-Walter Steinmeier.

“Oman siap melakukannya jika ada permintaan resmi,” ujarnya.

Menurutnya, stabilitas hubungan Teheran – Riyadh sangatlah penting bagi Oman .

“Perundingan antara dua kekuatan regional ini pada akhirnya akan dapat menciptakan kesefahaman dalam berbagai persoalan. Memang ada perselisihan antara kedunya, tapi saya optimis perselisihan pendapat ini dapat diatasi jika ada kemauan,’” lanjutnya.

Mengenai Suriah dia menilai kanal diplomatik sebagai satu-satunya jalan untuk mengatasi kemelut yang sudah berlangsung lima tahun di negara ini. Sedangkan mengenai Yaman dia berpendapat bahwa tujuh pasal yang dikemukakan oleh PBB merupakan landasan bagi perundingan untuk meredakan krisis Yaman.

Sementara itu, Menlu Jerman menyambut baik partisipasi Iran dalam perundingan di Wina, Austria, mengenai Suriah. Dia menilai partisipasi ini sebagai satu kemajuan dalam upaya mencarikan solusi bagi krisis Suriah.
Steinmeier juga menilai ada banyak kesulitan dalam penanganan krisis Suriah, dan dia meminta Iran dan Saudi supaya berusaha lebih maksimal untuk membangun rasa saling percaya.

Menlu Oman dan Menlu Jerman rencananya akan turut menghadiri perundingan mengenai Suriah tahap berikutnya yang dijadwalkan di Wina lagi pada hari ini, Sabtu (14/11), sementara delegasi Iran juga dikabarkan sudah bertolak menuju Wina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL