Jeddah, LiputanIslam.com –  Organisasi Konferensi Islam (OKI), Senin (30/1/2017), mengecam “Muslim Ban”, yaitu kebijakan “diskriminatif” Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk sementara waktu tidak memberikan visa kepada warga tujuh negara Islam. Organisasi terbesar negara-negara Islam di dunia ini menilai kebijakan tersebut hanya akan memperparah radikalisme dan kekerasan.

Statemen ini merupakan kecaman pertama secara terbuka dan resmi dari organisasi yang dianggotai oleh 57 negara Islam tersebut.

“(Langkah) ini akan menyediakan bahan bakar lebih lanjut untuk para pendukung kekerasan dan terorisme pada saat yang kritis ketika OKI telah terlibat dengan semua mitra … untuk memerangi ekstremisme dan terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya,” bunyi statemen itu.

OKI menyebut keputusan “selektif dan diskriminatif” itu sebagai tindakan yang hanya akan memberanikan “narasi radikal ekstrimis.”

Pernyataan OKI ini dirilis beberapa hari setelah Trump menginstruksikan larangan selama 90 hari pemberian visa AS bagi warga negara Iran, Irak, Suriah, Libya, Somalia, Sudan dan Yaman.

Keputusan yang memicu demonstrasi di dalam AS sendiri serta kecaman Sekjen PBB, Eropa , dan negara-negara Muslim ini juga menangguhkan masuknya semua pengungsi selama 120 hari serta melarang masuk pengungsi Suriah tanpa batasan waktu.

Selama kampanye pemilu presiden, Trump berulang kali  mendapat kecaman karena menampilkan retorika kebencian terhadap Muslim serta bersumpah untuk memperketat kebijakan imigrasi, termasuk larangan imigran Muslim masuk ke AS. Dia juga berjanji untuk memperketat keamanan perbatasan.

OKI yang bermarkas di Jeddah merupakan lembaga independen, tapi biasanya sejalan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Karena itu, menurut Associated Press, perilisan statemen tersebut penting karena sejauh ini Riyadh belum menunjukkan reaksi secara terbuka terhadap kebijakan imigrasi Trump. (mm/presstv/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL