KTT OKI istanbul 2016 2Jeddah, LiputanIslam.com –  Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melimpahkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) apa yang didakwakan Arab Saudi bahwa milisi Ansarullah (Houthi) dan sekutunya di Yaman beberapa waktu lalu bermaksud merudal kota suci Mekkah al-Mukarramah.

Pelimpahan “kasus” itu dinyatakan pada akhir sidang darurat tingkat menteri luar negeri OKI, Jumat (18/11/2016).

CNN menyebutkan bahwa OKI yang sudah diwarnai oleh klaim rezim Arab Saudi bahwa Ansarullah hendak merudal Mekkah al-Mukarramah telah membentuk kelompok kerja yang terdiri atas negara-negara anggota komisi eksekutif “untuk mengambil tindakan-tindakan internasional guna mencegah terulangnya kembali serangan serupa.”

Saudi dan sekutunyayang terlibat dalam agresi ke Yaman mengklaim bahwa pada 27 Oktober lalu berhasil merontokkan rudal balistik di sebuah lokasi yang berjarak 65 km dari kota suci Mekkah. Menurut mereka, rudal itu dilesatkan oleh Ansarullah dan sekutunya dari provinsi Saada, Yaman.

Para peserta sidang darurat OKI juga menyetujui pembentukan kelompok kerja yang terdiri dari atas perwakilan negara-negara anggota OKI untuk melakukan tindakan segera dan efektif demi mencegah terulangnya serangan ke kota suci.

Dalam sambutannya selama pertemuan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Nizar Madani menebar kebencian terhadap Ansarullah dan sekutunya dengan mengulang-ulang klaim tersebut.

“Semua Muslim harus mengambil sikap yang jelas dan tegas terhadap serangan ini untuk mencegah termotivasinya Houthi untuk mengulang upaya ini,” katanya.

Madani juga menyerukan diakhirinya “tindakan agresif terhadap orang-orang Yaman” oleh Houthi dan tentara Yaman loyalis mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Tentara Yaman dan Ansarullah sejak awal membantah keras klaim tersebut dan menganggapnya sebagai cara kotor dan jalan pintas rezim Riyadh untuk meraih simpati negara-negara Islam, mencari pembenaran atas agresi militernya ke Yaman, dan menutupi kejahatan besarnya dalam perang Yaman.

Mereka menegaskan tidak mungkin bangsa Muslim Yaman yang berbudi pekerti luhur dan konsisten kepada agama Islam bertindak sebodoh dan sekonyol menyerang kota yang juga mereka suci dan agungkan sendiri.  (Baca: OKI Rapatkan Isu Serangan Rudal Yaman ke Mekkah)

Di luar dunia Islam, kantor Kementerian Luar Negeri Inggris dalam situs resminya menyatakan bahwa rudal balistik yang diluncurkan oleh pasukan Yaman dari provinsi Saada itu ditujukan bukan terhadap kota suci Mekkah sebagaimana diklaim rezim Saudi, melainkan terhadap Bandara King Abdulaziz di kota Jeddah.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan satu tentara negara ini tewas terkena serangan mortir pasukan Yaman terhadap salah satu markas pasukan penjaga perbatasan Saudi di kawasan Asir, Jumat.

Di pihak lain, pasukan Yaman menyatakan bahwa di hari yang sama tiga tentara Saudi tewas diserang para sniper pasukan tentara dan komite rakyat Yaman di Jizan, Arab Saudi. (mm/alalam/asharqalsawsat/raialyoum/almasirah)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL