London, LiputanIslam.com – Surat kabar Observer terbitan Inggris Sabtu lalu (26/5/2018) menyebutkan bahwa menghilangnya Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MbS) sejak peristiwa penembakan di dekat istana kerajaan di Riyadh, ibu kota Saudi, telah mengundang kecurigaan publik mengenai kesehatan dan bahkan  kehidupan MbS.

Observer juga melaporkan bahwa MbS tak lagi muncul di depan publik setelah dia mengadakan pertemuan dengan keluarga kerajaan Spanyol pada 12 April lalu, dan kemudian pada tanggal 21 di bulan yang sama terjadi insiden kontak senjata sengit dekat istana kerajaan di Riyadh.

Koran Keyhan terbitan Iran beberapa waktu mengundang perhatian media massa dunia ketika mengangkat spekulasi kematian MbS sembari menyebutkan bahwa MbS bahkan tidak terlihat di media dalam kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Riyadh pada akhir April lalu, padahal ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz, dan Menlu Saudi Adel al-Jubair terlihat.

Keyhan bahkan juga mengaku mendapat bocoran dari seorang petinggi anonim Arab bahwa MbS terkena dua peluru dalam insiden kontak senjata tersebut sehingga bukan tak mungkin nyawanya sudah melayang.

Keyhan saat itu menyatakan ada banyak indikasi bahwa menghilangnya MbS selama hampir satu bulan penuh berkaitan erat dengan insiden yang seluk beluk dan motifnya dirahasiakan di depan publik oleh Kerajaan Arab Saudi tersebut.

Sejauh ini, untuk menepis rumor yang berkembang itu Kerajaaan Saudi Rabu pekan lalu menunjukkan foto keberadaan MbS di tengah sidang dewan kabinet Saudi di Jeddah, dan memastikan bahwa dia masih hidup. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*