NewYork, LiputanIslam.com – Perwira tinggi Arab Saudi Mayjen Ahmed al-Assiri yang telah dipecat terkait dengan kasus pembunuhan jurnalis  Saudi Jamal Khashoggi pernah andil dalam pertemuan di Riyadh pada tahun 2017 mengenai rencana untuk membunuh Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Qassem Soleimani dan menyabotase ekonomi Iran. Demikian dilaporkan The New York Times (NYT) berdasarkan keterangan tiga sumber yang mengetahui masalah ini.

Laporan yang dirilis Ahad (12/11/2018) itu menyebutkan bahwa pertemuan yang berlangsung pada Maret 2017 itu melibatkan para pebisnis yang “memasang rencana senilai $ 2 miliar untuk menggunakan operasi intelijen swasta guna menyabotase ekonomi Iran.”

“Pejabat tinggi intelijen Saudi yang dekat dengan Putra Mahkota Mohamed bin Salman pada tahun lalu menanyakan kepada sekelompok kecil pengusaha ihwal penggunaaan perusahaan swasta untuk membunuh musuh-musuh Kerajaan (Saudi),” tulis NYT.

Pertemuan itu terjadi ketika bin Salman mengkonsolidasikan kekuasaannya di Kerajaan, dan laporan itu menyimpulkan bahwa rencana pembunuhan, seperti yang dilakukan terhadap jurnalis pembangkang Khashoggi, dimulai “sejak awal naiknya Pangeran Muhamed.”

NYT juga menyebutkan bahwa para pembantu utama Assiri juga “ditanya tentang pembunuhan” Jenderal Soleimani karena para peserta mencoba “memenangkan pendanaan Saudi untuk rencana mereka.” (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*