AlQuds, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa negara Zionis penjajah Palestina ini memiliki kemampuan pertahanan maupun ofensif hebat yang bahkan tergolong paling maju di dunia.

Klaim ini disampaikan Netanyahu, Selasa (22/1/2019), saat mengapresiasi pengumuman dari Kementerian Pertahanan Israel mengenai keberhasilan uji coba sistem pertahanan udara Arrow 3 alias “Hetz 3” (bahasa Ibrani) yang dirancang untuk mencegat serangan rudal.

“Saya menyambut gembira keberhasilan uji coba rudal Hetz 3 Israel yang memiliki kemampuan pertahanan dan ofensif yang sangat kuat dan termasuk yang paling maju di dunia…  Musuh kita yang berusaha menghancurkan kita harus mengetahui bahwa kepalan tinju Israel akan menjangkau semua orang yang ingin menyakiti kita, dan kita akan membereskan mereka,” katanya.

Dia kemudian memuji AS dengan mengatakan, “Israel dan Amerika Serikat (AS) memiliki kerja sama terdalam antarindustri pertahanan mereka. Saya ingin menyampaikan penghargaan khusus kepada sekutu kami, AS, atas kerja sama keamanan dalam menguji dan mengembangkan sistem pertahanan kami, termasuk rudal Arrow. ”

 

Netanyahu melanjutkan, “Kami akan terus berhasil mengembangkan sistem persenjataan paling canggih di dunia untuk memastikan keamanan warga Israel dan Negara Israel.”

Sistem Arrow yang dikembangkan Israel bersama Badan Pertahanan Rudal Departemen Pertahanan AS dilaporkan telah diujicoba pada Selasa (22/1/2019), dan Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan keberhasil mencegat target dengan menggunakan sistem ini.

Disebutkan bahwa Arrow adalah bagian dari sistem pertahanan berlapis-lapis yang dimaksudkan untuk mencegat roket jarak pendek dan jarak jauh, serta rudal balistik. Iron Dome adalah lapisan pertama, yang diikuti oleh David’s Sling, kemudian Arrows 2 dan Arrow 3. (mm/anadolu/algemeiner)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*