Tev Aviv, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan reaksi kecewa terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis (Yerussalem).

Kantor Perdana Menteri Israel, Kamis (1/6/2017), merilis statemen menyatakan, “Israel kecewa terhadap keputusan Presiden Trump, namun kami tetap yakin kepada persahabatannya dengan Israel dan janjinya mengenai pemindahan Kedubes ke Yerussalem.”

Seorang pejabat  AS yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan bahwa Trump belum lama ini menandatangani keputusan yang memperkenankan Kedubes AS untuk Israel melanjutkan tugasnya di Tel Aviv sampai enam bulan ke depan.

Trump menilai belum saatnya sekarang untuk pemindahan Kedubes tersebut. Dalam wawancara dengan koran Israel Hayom beberapa waktu lalu Trump juga mengatakan bahwa pemindahan itu merupakan pekerjaan yang sulit dan harus serius dipikirkan.

Seperti diketahui Israel mengklaim Baitul Maqdis sebagai ibukotanya, sementara pihak Palestina menuntut kawasan timur kota suci ini menjadi  ibukota bagi negara Palestina yang akan dibentuk di masa mendatang. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL