TelAviv, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Nenyahu memastikan adanya proses normalisasi hubungan yang berjalan secara bertahap antara Israel dan “negara-negara utama Arab”.

Dalam pernyataan di depan para staf Kementerian Luar Negeri Israel, Senin (3/9/2018), Netanyahu menyatakan hal itu sembari menyebut perjanjian nuklir Iran sebagai perjanjian yang buruk dari semua aspeknya.

“Perjanjian ini buruk dari semua aspek, kecuali satu, yaitu membuat kita lebih dekat dengan dunia Arab dalam bentuk yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkapnya, seperti dilansir surat kabar Yedioth Ahronoth milik Israel.

Dia menambahkan, “Hal lain yang penting, tentunya, ialah kenyataan adanya proses bertahap untuk normalisasi hubungan dengan negara-negara utama Arab.”

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman dalam wawancara dengan surat kabar Elaph milik Arab Saudi pada April lalu mengatakan bahwa hubungan Israel dengan negara-negara Arab, terutama kawasan Teluk Persia, sangat baik dan mengalami perkembangan.

“Ada dialog dengan negara-negara Arab, urusan berjalan pada arah yang benar, dan ada kesefahaman pada 75% persoalan,” katanya.

Lieberman menyatakan ada dialog konstruktif dan kesepahaman yang tuntas dan rinci dengan negara-negara Arab mengenai berbagai isu regional. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*