TelAviv LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa hubungan negaranya dengan negara-negara Arab terus membaik hingga level tertinggi selama ini.

“Kemajuan yang telah diwujudkan dalam hubungan kita dengan negara-negara Arab telah memecah rekor,” ungkap Netanyahu di depan para pegawai Kemlu Israel, Rabu (6/9/2017), seperti dilansir kantor berita Turki, Anatolia, dan dikutip IRNA.

Tanpa menyebutkan tingkat dan jenis kerjasama Israel dengan negara-negara Arab dia menambahkan, “Kerjasama ini melebihi masa-masa sebelumnya dan merupakan satu perubahan besar dan mendasar.”

Dia lantas menyayangkan pihak Palestina karena “perubahan ini terjadi sementara orang-orang Palestina belum mengubah sikapnya dan masih enggan menerima syarat pencapaian perdamaian.”

Mengenai rencana damai dengan Israel, pihak Palestina mensyaratkan solusi dua negara di mana negara Palestina dengan ibu kota Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) harus diwujudkan di wilayah pendudukan tahun 1967, dan masalah para pengungsi Palestina juga harus diselesaikan secara adil.

Di pihak lain, Netanyahu menolak diakhirinya pendudukan tahun 1967 dan masih bersikukuh pada proyek pembangunan permukiman Zionis.

Mengenai proyek ini, otorita Palestina Senin lalu merilis statemen berisikan peringatan bahwa tindakan Rezim Zionis itu memusnahkan kesempatan yang tersisa untuk perdamaian.

Dalam beberapa bulan terakhir Netanyahu kerap berbicara mengenai perbaikan hubungan Israel dengan negara-negara Arab, tapi sama sekali tidak menyebutkan rincian hubungan ini. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL