Nazaret, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa hubungannya dengan dunia  Arab kini jauh membaik, dan bahwa negara-negara Arab menempuh proses normalisasi hubungan bawah tanah dengan Israel.

Seperti dilansir Ray al-Youm, Sabtu (9//2018), hal itu dia katakan dalam wawancara dengan BBC pada acara Newsnight  sembari mengaku yakin bahwa kerjasama Israel secara lebih erat dengan negara-negara Arab merupakan jalan menuju perdamaian, dan sebelumnya dia tak pernah menduga akan terjalin hubungan persahabat sedemikian rupa antara Israel dan negara-negara Arab.

Netanyahu yang belakangan ini enggan berbicara dengan media Israel sendiri karena selalu dia dan keluarganya selalu disudutkan mengklaim publik Arab mulai berbeda dalam memandang Israel.

Sebelumnya, Middle East Eye memuat laporan khusus tentang menguatnya hubungan Israel dan Kerajaan Arab Saudi sehingga Riyadh antara lain menyokong prakarsa Deal of The Century yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengatasi kemelut Palestina-Israel.

Netanyahu melanjutkan bahwa terjadi pendekatan yang hebat antara Israel dan negara-negara Arab karena dua faktor; Pertama, adanya “ancaman Iran” yang mengarah kepada mereka secara kolektif; kedua, keinginan negara-negara Arab memanfaatkan teknologi dan inovasi Israel.

Menurut Ray al-Youm, membaiknya hubungan Israel-Arab ini membuat popularitas Netanyahu terangkat meskipun dia dan istrinya tersandung kasus korupsi, sebagaimana terlihat dalam hasil jajak pendapat di Israel Jumat lalu. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*