NewYork, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan menghadapi “tabir Iran” yang membayangi Timteng, dan tidak akan membiarkan Iran eksis untuk selamanya di Suriah.

“Dari Laut Kaspia hingga Laut Tengah dan Teheran hingga Tartus tabir Iran membayangi kawasan Timteng,” katanya dalam pidato pada sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (19/9/2017), meminjam istilah “Iron Curtain” (tabir besi) yang digunakan dalam deklarasi Winston Churcill dalam Perang Dingin AS melawan komunisme.

Dia menambahkan, “Israel berkomitmen mewujudkan perdamaian dengan semua tetangga Arabnya, termasuk orang-orang  Palestina… Israel bekerja intensif bersama negara-negara lain supaya negara-negara dunia tetap aman.”

Dia memuji pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres belakangan ini bahwa “penolakan terhadap hak Israel untuk eksis merupakan anti-Semitisme.”

Netanyahu juga menyebut kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Israel belum lama ini “menyentuh hati orang-orang Israel.”

Netanyahu dan Trump sebelumnya telah mengadakan pertemuan di sela-sela sidang Majelis Umum PBB dan membicarakan program nuklir Iran dan beberapa isu lain yang diperselisihkan oleh keduanya.

Sidang Majelis Umum PBB ke 92, Selasa, dihadiri oleh lebih dari 90 kepala negara di tengah  suasana panas terkait dengan berbagai isu dunia, termasuk ujicoba nuklir Korut, masa depan kesepakatan nuklir Iran dengan Barat, krisis pembantaian minoritas  warga Muslim Rohingya di Myanmar, dan perkembangan situasi Timteng. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL