TelAviv, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali mengancam Suriah dengan mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pemerintahannya tidaklah aman dari balasan Israel selagi pasukan Iran masih bercokol di Suriah.

Dalam konferensi Pertukaran Kebijakan di London, Kamis (7/6/2018), dia menegaskan, “Assad harus ingat bahwa Israel tidak campur tangan ketika mereka (Iran) terlibat dalam perang mengerikan di mana dia memanggil Iran ke Suriah meskipun perang di negaranya sudah hampir selesai. Dia tak lagi aman, pemerintahannyapun juga tak aman, dan kami akan menghancurkan pasukannya jika dia melepaskan tembakan terhadap kami.”

Dia menambahkan, “Saya kira perhitungan-perhitungan baru harus didapat. Suriah harus mengerti bahwa Israel tidak akan pernah membiarkan eksistensi militer Iran di Suriah….Dampaknya tidak akan hanya menimpa pasukan Iran melainkan juga pemerintahan Assad. Saya kira dia harus berpikir serius soal ini.”

Netanyahu menegaskan lagi bahwa Iran berusaha membuka front anti Israel dari selatan Suriah.

“Keberadaan Iran di Suriah hanya bertujuan menghancurkan Israel,” katanya.

Dia juga mengklaim bahwa pemerintah Iran dewasa ini sedang memboyong rudal-rudalnya ke Suriah untuk melancarkan serangan terhadap Israel dari Suriah, dan karena itu dia bersumbar bahwa Israel tidak akan membiarkan Iran memperkokoh eksistensi militernya di Suriah. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*