Washington, LiputanIslam.com –  Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg menyatakan dewasa ini belum ada kemungkinan adanya operasi militer aliansi Barat ini di Suriah.

Dalam pidato di Universitas George Washington, AS, Kamis (14/4/2017), dia menambahkan bahwa sejauh ini belum ada permohonan untuk keterlibatan langsung NATO dalam perang Suriah.

Dia juga menjelaskan bahwa hubungan NATO dengan Rusia merupakan salah satu tema sidang para pemimpin NATO yang akan diselenggarakan di Brussel bulan ini.

Menurutnya, NATO berusaha mengurangi kekeruhan hubungannya dengan Rusia serta mencarikan solusi untuk dapat hidup rukun dengan Negeri Beruang Merah ini.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusa menyatakan AS tidak akan menyerang lagi posisi-posisi tentara Rusia di Suriah.

Seperti ramai diberitakan, menyusul heboh dugaan serangan bom kimia di Idlib Selasa pekan lalu, AS menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke pangkalan udara Shayrat, Homs, Suriah, Jumat.

Serangan ini dilakukan AS dari dua kapal perangnya di Laut Mediteranian tanpa seizin PBB maupun Kongres AS. (mm/rt/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL