Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Hizbulah Lebanon Sayyid Hassan Nasrallah menyebut Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai teroris sejati, dan memastikan kekandasan obsesi pihak yang selama ini berharap dapat melumpuhkan kubu muqawamah (resistensi anti Israel) melalui terorisme.

Mengenai perjuangan Hizbullah selama ini dia menegaskan bahwa kelompok muqawamah ini berjuang dengan tulus dan tidak mencari konsesi apapun dalam percaturan politik Lebanon meskipun telah berhasil mencetak banyak prestasi demi keamanan negara ini.

“Seandainya kita tidak memiliki muqawamah yang serius bertempur di lapangan sebagai tambahan bagi kesolidan sikap politik maka kita tidak mungkin mencetak kemenangan, dan Israelpun setiap saat berbicara mengenai membengkaknya kekuatan Hizbullah dan mengakui kekalahannya dalam perang tahun 2006,” ujar Nasrallah dalam pidato yang disiarkan TV al-Manar milik Hizbullah, Ahad (13/8/2017).

Dia berjanji akan mempermalukan tentara Israel lebih dari keadaannya dalam perang tahun 2006 jika tentara Zionis ini mencoba memasuki wilayah Lebanon.

Nasrallah menyebut Hizbullah sebagai kekuatan penghancur proyek Israel dan “setiap hari semakin ada kepastian ambruknya Israel Raya.”

Menurutnya, teroris sejati adalah AS dan Israel, sedangkan kelompok-kelompok teroris yang ada adalah produk para pemerintah AS. Karena itu, ketika kelompok-kelompok ini kalah dalam pertempuran di wilayah Arsal dan Falita di wilayah perbatasan Lebanon-Suriah maka pihak yang paling tertekan adalah Israel dan AS.

“Israel sekarang sudah mencapai titik terendah, sedangkan bangsa kita mencapai puncak kepercayaan diri,” tegasnya. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL