Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah menanggapi kekecewaan dan kecaman beberapa pejabat Irak terhadap relokasi ratusan teroris ISIS ke wilayah perbatasan Suriah-Irak karena terkesan memindah penyakit  dari perbatasan Lebanon-Suriah di provinsi Deir Ezzor, Suriah..

Nasrallah dalam statemennya yang dirilis Rabu malam (30/8/2017) segera menanggapinya dengan menjelaskan beberapa hal antara lain;

  1. Hizbullah sebenarnya mudah menghabisi ratusan anggota ISIS yang tersisa di perbatasan Lebanon-Suriah, tapi mereka terpaksa dilepas demi menyelesaikan apa yang sudah sekian tahun menjadi sumber kegelisahan militer Lebanon, yaitu nasib beberapa tentara Lebanon yang disandera ISIS dan belakangan diketahui bahwa mereka ternyata sudah tak bernyawa.
  2. Di provinsi Deir Ezzor terdapat ribuan atau bahkan mungkin puluhan ribu teroris ISIS sehingga masuknya 310 teroris (sebelumnya dikabarkan 700) ke provinsi ini tidak akan banyak perpengaruh pada kondisi ISIS di sana.
  3. Provinsi Deir Ezzor merupakan salah satu zona operasi Hizbullah sendiri bersama SAA dan lain-lain dalam aksi ganyang ISIS sehingga Hizbullah praktis tetap akan mengejar dan menumpas mereka.
  4. Di Irak terdapat para pejuang tangguh yang selama ini menjadi mitra Hizbullah dan SAA dalam penumpasan ISIS, dan sekarangpun mereka masih berpartisipasi dalam penumpasan ISIS di Suriah.
  5. Semua pihak yang diincar ISIS adalah senasib sehingga semua harus bersama dan bersatu melawannya di mana saja.

(mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL