nasrallah 2Beirut, LiputanIslam.com –  Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hassan Nasrallah, Minggu (7/3), menegaskan bahwa  Arab Saudi gagal di Suriah lalu bermaksud meminta Hizbullah “bertanggungjawab atas kegagalan ini”. Dia juga menyebut Saudi telah berperan sebagai ujung tombak konspirasi anti perlawanan terhadap Israel. Hal ini dinyatakan Nasrallah sebagai reaksi atas boikot bantuan Saudi kepada Lebanon dan deklarasi Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang menyebut Hizbullah sebagai organisasi teroris.

“Dengan obyektif saya memahami kemarahan Saudi, sebab jika seseorang gagal maka dia akan berusaha mengurangi (kekecewaan)nya dengan marah, dan ketika marah dan merasa dapat berbuat sesuatu maka dia akan berusaha melakukannya,” ungkap Nasrallah dalam sebuah acara mengenang komandan senior Hizbullah Ali Fayyadh, yang gugur di Suriah Februari lalu, sebagaimana dilansir Rai al-Youm, Senin (7/3).

Dia menambahkan, “Semua orang, terutama Saudi, semula mengira bahwa Suriah akan jatuh paling lambat dua bulan di tangan mereka, tapi ternyata sudah lima tahun berlalu dan angan-angan merekapun melayang sia-sia dan kalah taruhan… Hal yang sama juga terjadi di Yaman di mana para petinggi baru Saudi semula menduga akan dapat menuntaskan perkara dalam tempo paling lambat dua bulan, tapi ternyata mereka gagal di Yaman, sedangkan harga yang dibayar Saudi sekarang akibat perangnya terhadap Yaman terlampau besar.”

Nasrallah juga menegaskan, “Mereka gagal dan akan terus gagal, dan saya yakin sepenuhnya kepada apa yang saya katakan sejak hari pertama bahwa tidak mungkin akan terjadi apa-apa pada bangsa Yaman kecuali kemenangan… Di Bahrain mereka juga gagal menghentikan kebangkitan rakyat meskipun sudah lima tahun berlalu.”

Menurut Nasrallah, kini Saudi sedang mencari orang yang harus bertanggungjawab atas kegagalan ini.

“Mereka murka terhadap kita, lalu murkanya merambah terhadap Lebanon secara keseluruhan,” katanya.

Dia menyoal, “Seandainya Suriah tak dapat bertahan solid, dan al-Qaedah, ISIS dan al-Nusra berkuasa atas Suriah maka di mana letak Lebanon sekarang dengan seluruh umat Islam dan Kristennya? Siapa yang menghadapi Saudi di Suriah maka dia pembela sejati kepentingan nasional Lebanon… Saudi akan segera mengetahui bahwa ia terlibat dalam perang yang merugikan, sementara kita menjaga negeri kita dari marabahaya serta melindungi perdamaian dalam negeri dan persatuan nasional kita.”

Mengenai kriminalisasi dan terorisasi Hizbullah yang digalang Saudi, Nasrallah menegaskan, “Apa yang terjadi terhadap kita sekarang adalah kelanjutan dari strategi lama. Muqawamah (perlawanan) di Lebanon yang mereka sebut terorisme itulah yang membuat sebagian orang dapat mengembalikan martabat dan kehormatan Arab…  Rezim Saudi tampil di front terdepan kubu konspirator anti pemerintahan atau pasukan Arab yang bermaksud memerangi Israel dan memulihkan martabat dan kehormatan Arab.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL