Hasan-Nasrallah-2Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, menegaskan bahwa keberhasilan pasukan Suriah membebaskan pangkalan udara Kuwairis di provinsi Aleppo, Suriah, merupakan pesan bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya bahwa solusi bagi krisis Suriah tidak bisa dicapai kecuali melalui kanal diplomatik.

Sebagaimana dilansir Alalam, pada acara peringatan hari syahid di komplek Sayyidus Syuhada’ di Beirut, ibu kota Lebanon, Rabu (11/11), Nasrallah menegaskan bahwa pembebasan yang terjadi setelah dua tahun itu “membuktikan tingginya semangat juang para perwira dan prajurit militer Suriah”, dan karena itu “solusi diplomatik yang realistis harus ditempuh tanpa ada persyaratan berbau hegemoni, di Yaman maupun di Suriah.”

Nasrallah juga berbicara mengenai intifada Palestina dan memberi semangat kepada rakyat Palestina supaya terus mengguncang eksistensi Rezim Zionis Isreel dengan kebangkitan rakyat ini.

“Pasukan musuh (Israel) bisa saja memutus perhubungan antardaerah Palestina, tapi tidak akan dapat mencegah sampainya pisau kepada setiap pemuda dan pemudi di Palestina. Salah satu hasil terpenting darah syuhada ialah spirit jihad, muqawamah (perlananan), kehormatan, dan harapan akan kesyahidan yang disampaikan oleh para syuhuda di tengah bangsa kita dan bangsa-bangsa umat kita,” katanya.

Dia menambahkan, “Sejak awal spirit jihad adalah senjata kita yang terkuat di depan arogansi musuh. Kesyahidan adalah senjata kita, dan seandainya yang kita harapkan adalah fasilitas dan persiapan semata niscaya muqawamah dan pembebasan tidak akan ada.”

Mengenai Lebanon sendiri dia menegaskan kesiapan penuh Hizbullah melindungi negara ini dari serangan Zionis dan bahaya para teroris takfiri, serta membangun negara ini seperti apa yang diharapkan oleh para syuhada. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL