Beirut, LiputanIslam.com –  Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hassan Nasrallah menilai kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah sudah mendekati ajalnya, dan kini pemerintahan  Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama sedang memerlukan terobosan prestasi di luar negeri untuk dapat bertahan berkuasa di AS sehingga gerik-gerik Washington sekarang harus lebih diwaspadai.

Hal itu dia kemukakan dalam acara Festival Muqamawah yang berlangsung di distrik Nabi Sheet di kawasan Bekaa, Lebanon, Rabu (25/5).

“Ada peningkatan jumlah bom mobil, dan yang terbaru adalah pembantaian di Jableh dan Tartus… Orang yang memandang kawasan kita dan kawasan-kawasan lain di dekatnya mengetahui bahwa tahap ini harus dihadapi dengan penuh rasa tanggungjawab dan jangan sampai abai,” ujarnya, seperti dilansir al-Alam.

Dia menambahkan, “Hingga saat penyelenggaraan pemilu presiden AS, kawasan (Timteng) akan terus memanas… Pemerintah AS sekarang sedang memerlukan prestasi di luar negeri untuk dimanfaatkan sebagai pegangan bertahan dalam pemerintahan…  Namun apa yang terjadi di Irak dan Suriah membawa kabar gembira kemenangan, dan tampak bahwa tamatnya riwayat organisasi teroris ISIS sudah dekat.”

Nasrallah mengingatkan bahwa musuh nomor satu dan ancaman terbesar tetap Israel.

“Kita harus selalu ingat bahwa Israellah musuh utama, tetap menjadi musuh, dan dialah ancaman terbesar yang mengintai Palestina, Lebanon, dan kawasan, tapi sebagian orang justru ingin mengubahnya menjadi sahabat atau mitra aliansi,” katanya.

Menurutnya, bangsa Lebanon percaya sepenuhnya bahwa satu-satunya jalan untuk menghalau musuh dan memulihkan kemerdekaan dan keamanan adalah muqawamah (resistensi) dengan semua dimensi militer, keamanan, kebudayaan, ekonomi, propaganda, kerakyatan dan formal kenegaraan.
Pesan Untuk Palestina

Sebagai pesan untuk bangsa Palestina, Nasrallah mengingatkan ihwal tindakan pihak-pihak tertentu, terutama Arab Saudi, untuk berkawan dengan Israel.

“Waspadalah Anda semua terhadap semua orang yang memanfaatkan hal-hal ambigu di tengah konflik yang ada sekarang dan ingin mengubah Israel menjadi mitra atau kawan. Jangan bergantung kepada orang-orang yang telah mengabaikan Anda sejak hampir 70 tahun silam. Seandainya mereka memang baik niscaya mereka sudah bangkit selama 70 tahun ini. Keberhasilan Anda hanya ada dalam persatuan, kesolidan dan resisteni Anda,” imbaunya.

Dia melanjutkan, “Pihak-pihak yang bersama kalian dari Iran hingga Suriah dan hingga kelompok muqawamah di Lebanon serta kubu muqawamah akan tetap bersama kalian, bagaimanapun hal-hal ambigu itu (ditebar)… Poros muqawamah tidak akan kalah dalam pertempuran ini. Poros ini akan menang, bendera Palestina akan kembali berkibar tinggi, dan isu Palestina adalah satu-satu isu konflik di kawasan.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL