Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah menilai hasil pemilu parlemen Lebanon yang dimenangi oleh Hizbullah dan aliansinya sebagai kemenangan bagi opsi “muqawamah” (resistensi anti Israel) di Lebanon.

“Ini merupakan kemenangan politik dan mental yang besar bagi opsi resistensi yang notabene melindungi kedaulatan negara… Komposisi dewan perwakilan rakyat baru merupakan jaminan dan kekuatan yang besar untuk mendukung opsi strategis ini dan bagi perimbangan istimewa tentara, rakyat, dan muqawamah,” ujarnya dalam pidato televisi, Senin (7/5/2018).

Dia mengatakan bahwa sebelum pemilu berlangsung ada upaya-upaya untuk menekan poros muqawamah serta sekutu dan lingkungannya.

“Ada konspirasi yang digalang di lebih dari satu negara di dunia untuk melemahkan muqawamah… Sebagian orang bermaksud membakar agenda muqawamah dalam pemilu demi memarakkan perpecahan pada lingkungannya dan agar lingkungan ini berbalik menentangnya. Serangan terhadap muqawamah dalam pemilu justru membuahkan hasil sebaliknya, sebab ada peningkatan persentase peserta pemilu,” paparnya.

Dia juga menegaskan, “Identitas Beirut sebagai Arab dan poros resistensi tertegaskan pada hasil pemilu, dan kamipun juga bersikeras untuk hidup bersama.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL