hassan nasrallah lebanonBeirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah menegaskan bahwa berbaurnya darah Iran dan Lebanon di tanah Quneitra, Suriah, merupakan pertanda kesatuan masa depan dan perjuangan antara keduanya di depan entitas Zionis Israel yang disebutnya sebagai biang mafsadat serta simbol arogansi dan kecongkakan di muka bumi.

“Sekelompok syuhada muqawamah (resistensi) di Quneitra telah menegaskan bahwa para mujahidin muqawamah akan tetap berada di front terdepan mujahidin dan syuhada,” tandasnya dalam sebuah acara mengenang syuhada Quneitra di Beirut, Jumat (30/1/2015), sebagaimana dilansir Alalam.

Dia menambahkan bahwa syuhada Quneitra dengan kesyahidan mereka juga telah memperlihatkan kontinyuitas keberadaan para komandan di sisi para mujahidin muqawamah di medan laga.

Dia menilai Israel akan tetap menduduki Dataran Tinggi Golan milik Suriah, menyokong para teroris dan melancarkan serangan di wilayah Suriah serta melakukan pelanggaran, pembunuhan dan pengeboman di wilayah Lebanon.

Dia mengatakan bahwa Israel yang telah menistakan hak bangsa Palestina yang paling asas itu mengira dapat melakukan agresi kepada semua orang tanpa ada balasan.

Lebih lanjut dia mengungkapkan rasa prihatinnya atas absennya negara-negara Arab dan organisasi Liga Arab di tengah perkembangan situasi yang terkait dengan keganasan Israel.

Laporan lebih lanjut tentang pidato Nasrallah akan dimuat di Liputan Islam besok pagi, Sabtu (31/1/2015).

Seperti diketahui, Hizbullah telah melancarkan serangan roket terhadap konvoi kendaraan lapis baja Israel di kawasan pertanian Shebaa hingga menjatuhkan beberapa korban tewas dan luka di pihak militer Zionis Rabu 28 Januari 2015.

Serangan telak ini dilancarkan Hizbullah sebagai pemenuhan atas sumpahnya untuk membalas serangan helikopter militer Israel terhadap sekelompok pejuang Hizbullah di Quneitra yang telah menggugurkan enam anggota Hizbullah dan satu jenderal Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*